Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Fashion Blog

Mengenal Sonokeling. Kayu Hitam Yang Mulai Langka

Indonesia dikenal sebagai negara produksi kayu. Banyak jenis kayu dari berbagai pohon yang berbeda dan memiliki kelebihan masing-masing. Misalnya di kita dikenal ada Kayu Ulin sebagai jenis kayu keras yang masuk pada top 10 kayu keras dunia.

Nah, selain Ulin, ada juga jenis kayu lain yang cukup unik dan mungkin tidak banyak orang mengetahuinya. Namanya Sonokeling. Kayu ini memiliki ciri khas yang membuat banyak mata meliriknya karena Memiliki warna Hitam pekat dengan corak yang cantik.

baca selengkapnya :  Decking kayu Ulin sebagai lantai outdoor terbaik

Ingin lebih tahu mengenai kayu sonokeling? Seberapa baguskan kayu sonokeling jika digunakan sebagai lantai kayu atau furniture? Mari simak ulasan kali ini
Mengenal kayu sonokeling dan kekurangan kelebihannya

Mengenal Kayu Sonokeling

Kayu sonokeling yang akrab dijumpai dalam industri perabotan rumah tangga memang dianggap sebagai dewanya mebel. Pasalnya, ketahanan ampuh dalam jangka panjang membuatnya menjadi incaran menguntungkan produksi mebel. 

Demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, selain tingkat kenyamanan pelanggan juga bakalan lebih memilih barang awet dibanding kelas ecek-ecek. 

Meskipun masuk golongan kualitas tinggi, kayu ini memiliki bobot sedang yang tidak merepotkan. Dalam satu pohonnya bisa dihasilkan sepotong kayu keras dengan tekstur dan tampilan indah. Pemanfaatannya sebagai bahan baku mebel memang cocok untuk menghasilkan produk cantik nan berkualitas. 

Tinggi pohon yang bisa mencapai 20 m ini dimulai dari ukuran sedang sampai besar. Tekstur luarnya gampang banget buat dikenali dari pepagannya berwarna abu-abu kecoklatan dengan hiasan kulit seperti pecahan halus membujur pendek di setiap lapisannya. 

Ciri lain buat mengenali kayu sonokeling ada di tampilan daun majemuknya yang menyirip gasal. Ada 5 sampai 7 anak daun berseling melekat pada ranting dengan ukuran bervariasi. Ukurannya yang kecil ditimpa warna hijau segar berbentuk lebar dan sedikit membulat. 

Ingin lebih kenal dengan Pohon Sonokeling?

Mengenal kayu sonokeling dan kekurangan kelebihannya

Persebaran Habitat Pohon Sonokeling

Habitat pohon sonokeling biasa tumbuh di ketinggian kurang dari 600 mdpl, tumbuhan ini bisa masuk kategori liar. Pasalnya kayu ini tidak memenuhi kriteria secara khusus tumbuhan budidaya. Sangat mampu tumbuh dalam medan apa saja, terlebih tanah penuh bebatuan dan kering. 

Walaupun sering dijumpai tumbuh secara berkelompok di hutan Jawa, terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah, tidak seketika menjadikannya subur dan lebat. Kayu ini lebih sering ditemui dalam kondisi badannya kering dan skalanya kecil. Bisa jadi ini dipengaruhi dari kurangnya pasokan air dalam tanah.

Biasa mendiami hutan-hutan musim, pohon kayu sonokeling punya kebiasaan unik menggugurkan anak daunnya secara berkala saat kemarau tiba. Kurangnya unsur hara dalam tanah memaksanya harus menyeimbangkan suhu demi mengurangi adanya tekanan berlebih yang bisa saja memicu kebakaran hutan. 

Tidak hanya bisa dijumpai di Indonesia, kayu ini juga menyebar secara alami dalam habitat benua India. Uniknya, pohon juga mampu bertahan pada kondisi dengan curah hujan tinggi. Dinginnya udara di kaki Pegunungan Himalaya tidak meragukan lagi untuk bertahan hidup seperti kondisi pada hutan-hutan musim yang kering. 

Jenis kayu sonokeling yang kondisional dipercaya sekali mampu bertahan dalam berbagai macam kondisi. Peluangnya yang bisa hidup di mana saja memang menguntungkan produsen dalam pemanfaatannya untuk dibudidayakan secara khusus. 

Selain sanggup bertahan pada kondisi kering, pohon ini juga menyukai tanah dalam dan lembab berkadar air cukup. 

Karakter Khas yang Dimiliki Sonokeling

karakteristik kayu sonokeling

Terkenal dengan bobotnya yang sedang, kayu ini memiliki kadar air sebanyak 15 % dari berat jenisnya. Pastinya ini dimiliki karena caranya menyimpan air untuk mengoptimalkan suhu pada pohon agar tetap bertahan tidak mengkhawatirkan dalam berbagai macam kondisi. 

Saat dibelah, teksturnya bisa dirasakan secara halus berserat lurus atau berombak. Sangat cocok dalam pemanfaatannya pada industri perabot rumah tangga, tidak perlu banyak upaya guna menghaluskannya secara ekstra saat proses produksi. 

Belum lagi bakalan awet dalam waktu pemakaian jangka panjang sekaligus aman dari gangguan rayap. Kayu sonokeling memang sangat bisa diandalkan, warna cantiknya dapat dimanfaatkan secara langsung mulai dari pemilihan teras sebagai bahan baku lainnya. 

Kayu ini memiliki Warna Hitam dengan warna corak kecoklatan cenderung gelap, bisa juga ditemukan coreng unik berwarna cokelat kehitaman yang menambah kesan kokoh nan elegan. Gubalannya sendiri punya ketebalan antara 3 sampai 5 cm yang jelas berbeda dari terasnya. 

Dalam Proses produksinya, Jarang kita menemukan produksi secara manual, pasalnya kayu ini memang tidak mendukung untuk pekerjaan tangan. Proses produksi secara keseluruhan hampir mengandalkan tenaga mesin mulai dari serut, bubut, dan sekerup demi mendukung tampilannya lebih cantik supaya siap memasuki pasar mebel.

Plus Minus Kayu Sonokeling 

Plus minus kayu sonokeling si hitam yang elegan

Tidak perlu repot mengamplas dengan tenaga ekstra
, teksturnya yang halus alami bakal memudahkan proses produksi. Cukup menyediakan pelitur sudah bisa membawa tampilannya lebih nyaman dipandang mata. 

Penggarapannya yang mengandalkan mesin juga meminimalisir adanya pekerja sebagai modal tambahan. Kualitas kayu sonokeling memang pantas menyaingi jati, selain awet dan juga tahan gangguan rayap. 

Apabila kayu sering ditemui mengeropos atau membusuk, tidak akan terjadi padanya. Pasalnya, secara alami pada kayu ini tidak memiliki gangguan dari jamur yang membuatnya busuk. Dipastikan perabot awet tanpa sentuhan bakteri maupun serangga. 

Berada sekelas dengan kayu jati, kayu ini dianggap hampir sempurna. Selain kemampuan alaminya menguntungkan, pemanenannya bisa dilakukan 2 kali sebelum berhenti tumbuh. Hanya saja, warna gelapnya memungkinkan kurangnya selera pasar yang mulai dijejali aneka produk warna-warni. 

Mengandalkannya dalam memenuhi ruangan juga perlu menjadi pertimbangan. Warna gelap bakal membawa ruangan tampak sempit. Kurang luasnya ilusi mata ini dibawa dari minimnya pencahayaan yang bebarengan dengan bayangan benda. Sebagai pengganti ubin, kurangnya cahaya bisa saja menyulitkan saat dipijak. 

Harga Sonokeling Cenderung Tinggi

mengenal sonokeling. Kayu hitam dengan harga selangit

Tidak perlu heran apabila kayu sonokeling memiliki nilai jual melejit. Ini memang bisa dilihat dari beragam keunggulannya. Tidak semua kayu dalam produksi perabot rumah tangga bisa memiliki pola cantik secara alami. 

Tampilan sedap dipandang mata memang patut memiliki nilai jual setara. Pengusaha mebel mempertimbangkannya sebagai bahan dasar utama bukan tidak beralasan. Dengan ketahanan kokoh untuk jangka waktu panjang konsumen tidak bakal direpotkan melakukan penggantian perabot secara berkala. 

Membersihkan secara rutin sudah cukup dilakukan. Tidak sedikit konsumen bersedia mengadopsi mebel cantik ini meskipun harganya mencapai selangit. Pemanfaatannya demi pasokan industri tidak hanya menjadikan pengendalian pertumbuhan. 

Dalam masa panen 20 sampai 50 tahun masih ditemui penebang nakal tidak patuh aturan. Mereka nekat memanen pada usia 5 tahun hanya demi menimbun pundi rupiah, padahal tindakan ini membawa kelangkaan kayu sonokeling apabila terus diproduksi. 

Populer di Kalangan Industri 

mengenal sonokeling. Kayu hitam dengan harga selangit

Banyak perabot rumah tangga ditemui mengandalkan kayu sonokeling, tentunya karena tampilannya memang menawan untuk dipasangkan menghiasi sudut ruangan. Mulai dari meja, kursi, rak, lemari, sampai peralatan dapur yang mengandalkannya sebagai bahan baku memiliki nilai lebih ketimbang bahan jenis lain. 

Selain untuk furniture, kayu ini sangat nyaman dimanfaatkan sebagai pengganti ubin. Lantai kayu parket yang mulai populer menggantikan keramik bisa juga menggunakan lantai kayu sonokeling.

Tidak aneh banyak orang mengincarnya dalam mengatasi persaingan industri mebel. Harganya yang mahal menjadi daya tarik utama dalam persaingan pasar. Motif cantik alaminya memang sukses mengambil hati penggemar barang antik dan alami. 

Tidak hanya mampu menampilkan nuansa gelap kehitaman, kayu ini juga menawarkan pola alami dari warna merah sampai ungu. Sifatnya yang kokoh tidak luput menjadikannya populer dalam penggunaan kusen, pintu, dan jendela. Pintu akan terpasang secara cantik dari motif alami yang perlu dipoles pelitur saja. Juga cocok sebagai pahatan, pada kayu biasa ditemui dalam industri ukiran untuk hiasan dinding maupun pot bunga. 

Produk Lantai Kayu Sonokeling

Untuk saat ini memang kayu sonokeling sudah tidak di produksi sebagai lantai kayu atau parquet karena kelangkaan bahan bakunya. Meskipun demikian, di Supllier lantai kayu Bandung, terdapat lantai kayu sonokeling yang bisa anda gunakan karena ini merupakan stok lama.

Jenis kayu sonokeling ini merupakan jenis kayu sonokeling Grade B yaitu jenis kayu sonokeling yang bukan hanya menampilkan warna hitam saja, tetapi juga warna putih di beberapa bagiannya.

mengenal sonokeling. Kayu hitam dengan harga selangit

Diatas adalah contoh lantai kayu sonokeling Grade B terpasang pada hunian. Dengan menggunakan lantai kayu sonokeling ini membuat tampilan hunian terlihat lebih elegan dan antimainstream.

Untuk informasi harga berbagai jenis produk lantai kayu lengkap, bisa kunjungi :  Daftar harga Lantai kayu parket [ Rekomendasi Produk ]

Demikian ulasan kali ini mengenai Sonokeling, kayu hitam dengan harga selangit. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang kayu.

Posting Komentar untuk "Mengenal Sonokeling. Kayu Hitam Yang Mulai Langka"

Widget HTML Atas