Kelebihan Kekurangan Decking WPC - Pada penggunaannya, deck WPC kerap diaplikasikan sebagai pelapis lantai di area outdoor.
Mulai dari taman, halaman, balkon, rooftop, sekitaran kolam renang, dan area outdoor lainnya.
Seperti material pada umumnya, decking WPC juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai Kelebihan dan Kekurangan Decking WPC, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
Kelebihan Decking WPC
1. Tahan Terhadap Air dan Kelembapan
Berkat kandungan plastik didalamnya, deck WPC memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap air dan kelembapan dibanding kayu.
Sehingga material ini sangat cocok diaplikasikan untuk lantai outdoor yang sering terkena guyuran air hujan.
Akan tetapi, tingkat ketahanannya terhadap air tergantung pada komposisi, kualitas produk, dan proses produksinya.
Dengan kata lain, decking WPC juga tetap memerlukan sistem drainase yang memadai agar air tidak menggenang di bagian bawah permukaan.
Baca juga: Berbagai Aplikasi Material WPC
2. Perawatan yang Simpel
Tak seperti kayu solid, WPC decking tidak membutuhkan perawatan rutin.
Ya, perawatan decking WPC hanya cukup dibersihkan dengan air, sabun khusus, dan sikat berbulu lembut untuk menghilangkan debu maupun noda yang menempel.
Deck WPC juga tidak perlu diberi pengecatan ulang atau lapisan pelindung secara berkala.
Tentunya keunggulan ini dapat membantu dalam menghemat waktu dan biaya perawatan.
Meski demikian, pembersihan tetap harus dilakukan secara rutin agar permukaannya tidak licin akibat lumut, minyak, atau kotoran yang menumpuk.
3. Menyuguhkan Tampilan Natural dan Elegan
Kendati bukan dari kayu asli, decking WPC tetap mampu menciptakan visual yang terkesan natural dan elegan.
Pasalnya, WPC decking hadir kedalam berbagai varian warna, tekstur, dan motif yang menyerupai kayu asli lho.
Tentunya varian warna dan motif tersebut akan memudahkan anda dalam memilih decking WPC yang sesuai gaya eksterior rumah.
Contohnya seperti decking WPC yang berwarna cokelat untuk mempertegas kesan hangat pada teras rumah.
Disisi lain, varian warna abu-abu atau cokelat gelap cocok digunakan untuk mendapatkan tampilan yang lebih modern.
Kekurangan Decking WPC
1. Harga Awal yang Relatif Tinggi
Harga pembelian maupun biaya pemasangan WPC decking memang relatif lebih tinggi ketimbang beberapa material lantai outdoor lainnya.
Namun, besarnya biaya tergantung pada brand, kualitas, ketebalan, jenis profil, dan kebutuhan rangka serta aksesoris pemasangan.
Meski perawatannya cenderung mudah, tapi biaya awal harus diperhitungkan, terlebih untuk area yang luas.
Artikel Terkait: Harga Decking WPC Per Batang dan Per Meter
2. Berpotensi Memuai dan Berubah Bentuk
Pada dasarnya, decking WPC juga berpotensi mengalami pemuaian dan penyusutan akibat perubahan suhu ekstrim.
Saat terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, maka permukaannya akan terasa panas ketika diinjak.
Maka dari itu, pemasangannya harus memperhatikan jarak antar papan, celah pemuaian, dan petunjuk teknis yang sesuai dari produsen.
Disisi lain, tingkat kekokohan struktur rangka dan pemasangan yang tepat juga sangat berpengaruh untuk mengurangi risiko melengkung atau perubahan bentuk papan.
3. Tidak Senatural Kayu Asli
Meski tekstur dan motifnya dibuat menyerupai kayu, faktanya tampilan WPC decking tidaklah senatural kayu asli.
Bagi mereka yang menyukai tampilan otentik kayu, tentu visual decking WPC terlihat sangat berbeda dengan kayu asli.
Selain itu, kualitas decking WPC juga tidaklah selalu sama.
Produk deck WPC yang berkualitas rendah biasanya lebih cepat mengalami perubahan warna, mudah aus, dan berbagai kerusakan lainnya dalam waktu singkat.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan decking WPC.




