Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Jual Lantai kayu Parket
Fashion Blog

Spesialis parket Decking lambersering

Lantai kayu Indonesia

Perbedaan HDF MDF LDF dan pengaplikasiannya

 Bagi anda yang baru mendengar istilah HDF, MDF, dan LDF pasti penasaran dengan nama-nama singkatan tersebut. nama tersebut masih berkaitan dengan dunia industri pembuatan furniture dan penutup lantai pengganti lantai kayu

Pengertian HDF, MDF, dan LDF

Hdf adalah kepanjangan dari High density fiberboard, Mdf kepanjangan dari Medium density fiberboard. Sedangkan Ldf kepanjangan dari low density fiberboard.

Hdf, Mdf, dan Ldf merupakan sebuah papan yang terbuat dari serbuk kayu halus maupun serbuk kayu keras yang kemudian di olah dengan cara di press oleh alat panas khusus.

Setelah di press serbuk kayu tersebut memiliki kepadatan dan daya rekat tertentu. olahan serbuk ini biasa dijual dengan bentuk dan ukuran triplek dan lantai kayu

Bahan yang digunakan untuk membuat hdf, mdf, dan ldf di sebut-sebut sebagai bahan yang populer digunakan untuk pembuatan sebuah papan setelah multipleks, karena bahan ini menggunakan serbuk kayu yang berasal dari kayu keras berkualitas.

Kelebihan dari HDF, MDF dan LDF

  • Harganya yang murah
Para pengrajin mebel atau furniture lebih senang menggunakan bahan hdf maupun mdf untuk membuat sebuah furniture, jika dibandingkan dengan kayu solid atau kayu asli tanpa campuran apapun yang harganya lebih mahal.
harga mdf dan hdf dipasaran sangat terjangkau bagi para pengrajin tersebut.

Ketika serbuk tersebut dijadikan sebuah penutup lantai pengganti lantai kayu, harga dipasaran masih terbilang murah.
  • Proses pengerjaan yang mudah
Untuk mengolah hdf dan mdf sebenarnya lebih mudah, pengrajin cukup memotong kemudian tinggal di pasang saja. sedangkan untuk mengolah dari bahan kayu asli agak ribet. prosesnya harus di belah dulu kemudian di serut dan seterusnya sampai kayu tersebut sudah layak untuk digunakan.

Kalau dari segi kualitas antara hdf dan kayu asli, kayu asli sangat berkualitas dari segi keawetannya. baik digunakan untuk lantai maupun furniture


  • Minim resiko
Keunggulan dari MDF dan HDF yaitu minim resiko tanpa pecah, saat diolah bahan tersebut jarang sekali pecah atau retak. karena bahan yang digunakan dari serbuk yang tidak memiliki serat.
berbeda dengan kayu asli yang memiliki serat, jika cara pengolahannya tidak benar maka kayu tersebut akan mudah pecah.

Kelemahan dari HDF, MDF dan LDF

  • Tidak anti air
Jika olahan serbuk ini ditempatkan pada area yang sering terkena air atau lembab, maka material tersebut akan mudah rusak dan hancur menjadi serbuk lagi.

  • Mudah terkena jamur
Yaitu tadi jika olahan serbuk ini seperti penutup lantai yang dipasang pada area yang lembab, jamur akan mulai tumbuh. lama-lama lantai tersebut akan hancur juga.

Perbedaan HDF, MDF, dan LDF


Hdf merupakan serbuk kayu yang paling baik dari segi kepadatannya atau kerapatannya, high density fiberboard dengan tingkat kerapatan sekitar 800 kg/m3. jenis serbuk ini lumayan keras dan cocok digunakan untuk dijadikan penutup lantai (lantai kayu laminated).
namun serbuk hdf tidak cocok digunakan untuk pembuatan lemari maupun meja. karena tekstur yang terlalu keras dan mudah patah

Lantai laminated menjadi penutup lantai yang banyak digemari, melihat dari segi harga yang murah dan motif yang beragam.
penampilan lantai laminated menyerupai lantai kayu asli, sehingga ketika jenis lantai ini dipasang di rumah, anda akan  PD memilikinya.


Sedangkan MDF (Medium density fiberboard) banyak digunakan oleh pengrajin mebel, papan serbuk ini sering dijadikan untuk meja dan lemari. karena serbuk jenis mdf ini tidak keras dan tidak mudah patah
kerapatan dari serbuk mdf sekitar 650-800 kg/m3

Dan yang terakhir adalah LDF, jenis ini termasuk serbuk kayu yang kurang bagus melihat dari segi kepadatannya yang lemah yaitu sekitar 550 kg/m3. sehingga jenis ini tidak begitu laku dipasaran.

Posting Komentar untuk "Perbedaan HDF MDF LDF dan pengaplikasiannya"

Widget HTML Atas