BLANTERTOKOv132
Sebelum Menggunakan Dinding GRC, Perhatikan Plus minusnya

material grc

GRC Salah satu material yang memiliki banyak keunggulan. Selain harganya lebih terjangkau, tepi GRC juga dikenal sebagai material yang tahan lama dan tahan kelembapan. 

Namun, sebelum memutuhkan untuk menggunakan material GRC untuk hunian. Baik itu untuk dinding maupun plafon, ada baiknya simak dulu pembahasan kali ini.

Sebab, Kali ini, kami lantai-kayu..id akan membagikan mengenai apa itu GRC, kelebihan dan kekurangan serta saran terbaik untuk penggunana GRC pada hunian.

Apa Itu Dinding GRC

apa itu GRC

Dinding GRC adalah panel dinding yang terbuat dari material Glass Fiber Reinforced Cement (GRC). Bahan ini merupakan campuran antara semen dengan serat kaca atau serat selulosa, yang diolah hingga membentuk papan dengan karakteristik padat, fleksibel, namun tetap ringan.

Penggunaan GRC ini cocok untuk berbagai jenis bangunan, seperti rumah tinggal, ruko, restoran, hingga fasilitas umum.

Meski begitu, GRC tidak digunakan sebagai struktur utama, melainkan sebagai panel finishing untuk mempercantik tampilan dinding rumah.

Berbagai Keunggulan Dinding GRC

Material GRC menawarkan sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan populer dalam dunia konstruksi. Berikut beberapa kelebihannya:

Tahan Jamur dan Serangan Rayap

Sebelum Menggunakan Dinding GRC, Perhatikan Plus minusnya

GRC memiliki sifat yang tidak mudah menyerap kelembapan, sehingga lebih tahan terhadap jamur maupun rayap.

Dengan begitu, material ini dapat bertahan lebih lama tanpa gangguan visual pada permukaan dinding.

Kuat dan Tahan Benturan

Karakteristik yang kuat dan kepadatannya membuat GRC tahan terhadap benturan. Ketika terkena hantaman, material ini tidak mudah retak atau rusak, melainkan mampu memantulkan energi dari benda yang mengenainya.

Tahan Terhadap Panas dan Air

Kombinasi semen dan serat kaca menjadikan material ini tahan terhadap api sekaligus air. Dinding GRC cocok diaplikasikan pada area dapur, kamar mandi, hingga bagian eksterior bangunan.

Bebas Korosi

Tidak seperti beberapa material lain yang rentan terhadap pelapukan atau karat, GRC memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, menjadikannya pilihan yang lebih tahan lama.

Bobot yang Ringan

Bobotnya yang ringan mempermudah proses pengangkutan dan pemasangan. Keuntungan ini juga memungkinkan penghematan biaya transportasi serta waktu pengerjaan. Walaupun tidak lebih ringan dari material Plywood.

Permukaan Halus dan Siap Cat

Dinding GRC memiliki permukaan yang rata dan halus, sehingga dapat langsung dicat tanpa perlu proses tambahan seperti plamir. Hal ini membuatnya lebih praktis dibandingkan material seperti triplek.

Harga Ekonomis

Dengan ukuran standar, harga material ini cukup terjangkau. Oleh karena itu, dinding GRC sering menjadi solusi ideal untuk proyek berskala besar tanpa biaya besar.

Baca Juga: Jenis Pelapis Dinding Anti Bocor

Kelemahan Dinding GRC perlu diperhatikan

Meski menawarkan berbagai keunggulan, dinding GRC tetap memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Seperti:

Membutuhkan Alat Pemotong Khusus

Papan GRC tidak dapat dipotong sembarangan menggunakan alat seperti gergaji biasa. Jika dipaksa, hasil potongan cenderung kasar dan tidak rapi, bahkan dapat merusak struktur serat pada materialnya. Oleh karena itu, diperlukan alat pemotong khusus untuk memastikan hasil yang presisi dan halus.

Tidak Bisa Dimodifikasi Setelah Terpasang

Salah satu kelemahan GRC adalah sifatnya yang tidak fleksibel setelah pemasangan. Material ini hanya dapat dibentuk atau dimodifikasi sebelum proses instalasi. Oleh karena itu, ukuran dan desain harus direncanakan dengan matang sejak awal.

Biaya Lebih Tinggi untuk Kustomisasi

Jika memerlukan bentuk atau ukuran yang tidak standar, proses kustomisasi GRC memang memungkinkan.

Namun, hal ini sering kali membutuhkan biaya tambahan yang cukup signifikan, sehingga kurang ekonomis untuk kebutuhan desain yang sangat spesifik.

Baca Juga: Perbandingan Plafon GRC vs Plafon Gypsum

Daftar Harga Dinding GRC

Sebelum Menggunakan Dinding GRC, Perhatikan Plus minusnya

Material GRC dapat dengan mudah ditemukan di toko bangunan, disediakan berbagai ukuran dan harga yang beragam sehingga akan memudahkan anda untuk memilih GRC sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Berdasarkan pencarian di beberapa toko bangunan Online dan Offline, kami mendapatkan beberapa harga GRC sebagai berikut:

Jenis GRC Ukuran (cm) Harga Mulai Dari
Papan GRC 120 x 240 x 0.4 Rp66.600
Papan GRC 120 x 240 x 0.6 Rp126.000
Papan GRC 120 x 240 x 0.8 Rp161.000
Papan GRC 120 x 240 x 0.9 Rp186.000
Papan GRC 120 x 240 x 1.0 Rp206.000
Papan GRC 120 x 240 x 1.2 Rp248.000
Papan GRC 120 x 300 x 0.8 Rp185.500
Papan GRC 120 x 300 x 1.0 Rp236.000
Papan GRC 3D Aneka Motif 15 x 50 Rp171.000
Papan GRC 3D Aneka Motif 50 x 50 Rp165.900
Papan GRC Deco Line 120 x 240 x 0.9 Rp268.000
Papan GRC Deco Line 120 x 240 x 1.0 Rp291.000
Papan GRC Deco Line 120 x 240 x 1.2 Rp338.000

Selengkapnya : Daftar harga GRC Board untuk Plafon

Material Dinding Lain selain GRC

Kapan harus menggunakan GRC

Selain GRC, Ada beberapa material lain yang bisa menjadi Opsi lain yang mengkin bisa Anda pilih, seperti :

1) Plywood

Plywood atau multifex merupakan sebuah material yang sering sekali dibanding-bandingkan dengan GRC, ya, sebab secara fungsi, kedua material ini sama, berbeda bahan saja, dimana Plywood ini dibuat dari lapisan kayu solid.

Penggunakan Plywood ini cukup rekomendasi bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas, karena pada umumnya, material ini lebih terjangkau, walaupun tidak tahan kelembapan, karena terbuat dari kayu.

2) Gypsum

Sama halnya dengan Plywood, Gypsum ini juga termasuk material yang memiliki fungsi serupa dari GRC, berbeda dari bahan buatnya saja, dimana Gypsum ini terbuat dari kalsium sulfat di hidrat (CaSO4 2H2O).

3) Lambersering Kayu

Sebuah material unggulan bagi Anda yang sedang mencari sebuah material berestetika, nyaman dan bernilai dalam ruangan.

Lambersering sendiri adalah sebuah material yang dibuat dari kayu solid berkualitas tinggi seperti Ulin, bengkirai dan kruing yang dipotong dan disusun secara vertikal pada area dinding hunian.

Lambersering Kayu

Lambersering Kayu untuk Dinding dan Plafon

Hadirkan suasana alami di rumah Anda dengan lambersering kayu berkualitas. Tersedia kayu Ulin, Bengkirai, dan Keruing yang kuat dan estetis!

Kelebihan

  • Menambah kesan mewah dan alami pada hunian.
  • Kayu berkualitas tinggi, tahan lama, dan anti rayap.
  • Cocok untuk dinding dan plafon di berbagai desain interior.

Demikian pembahasan kali ini mengenai dinding GRC kelebihan kekurangan dan harga yang dimilikinya. Semoga bisa bermanfaat

Jadi, sudah tahu material plafon GRC?

Ini Dia 2 Bahan Material  Lantai Terbaik Untuk Mempercantik Balkon Rumah

Lantai Terbaik Untuk Balkon

Lantai Terbaik Untuk Balkon — Balkon merupakan tempat yang dipergunakan sebagai salah satu ruang bersantai di suatu bangunan seperti rumah, apartemen, dan lain sebagainya. 

Disamping itu juga, tujuan membangun sebuah balkon untuk memperindah tampilan bangunan yang memberikan nilai estetik dan terlihat lebih luas.

Membangun sebuah balkon bukan perkara yang mudah, karena dibutuhkan perhitungan yang matang, mulai dari tema dalam mendekorasinya, dan menentukan bahan material seperti lantai yang nantinya dipergunakan.

Berbicara menyangkut lantai yang di aplikasikan pada balkon, tentunya bahan lantai harus memiliki kualitas yang tinggi.

Ya, sebab sifatnya yang ditempatkan pada area terbuka sehingga diperlukan beberapa ketahanan. 

Tips Memilih Lantai Untuk Balkon

lantai terbaik untuk balkon

Memilih lantai yang nantinya dipergunakan pada area balkon anda. Perlu memperhatikan beberapa faktor, yang salah satunya yaitu bahan lantai memiliki kualitas yang baik. 

Oleh karena itu, memilih lantai balkon diperlukan perhitungan yang matang, agar anda merasa puas dikemudian hari.

#Lantai Untuk Balkon Harus Tahan Air Dan Sinar Matahari

Hal yang pertama perlu anda perhatikan dalam menentukan lantai balkon yaitu memiliki daya tahan terhada air dan sinar matahari. 

Karena sifatnya yang dipergunakan pada area outdoor di suatu bangunan sehingga kamampuan lantai pun perlu menyesuaikan iklim yang memiliki perubahan suhu ekstrim.

#Lantai Untuk Balkon Tidak Licin

Terkadang lantai yang memiliki daya tahan terhadap air, belum tentu dari segi keamanannya mudah didapat. 

Rata-rata penutup lantai yang memiliki daya tahan terhadap air, pastinya pada permukaan lantai akan terasa licin. 

Sehingga  hal inilah yang perlu diperhatikan juga, sebab bukan soal ketahanan terhadap air saja melainkan juga keamanan pun perlu diperhitungkan. 

Tips ini salah satu point penting untuk anda, karena keamanan lah yang harus anda dapatkan dalam menggunakan lantai untuk balkon

#Bersifat Menyerap Sinar Matahari Hingga Terasa Teduh

Cuaca cerah. Hal yang dinginkan saat ingin bersantai pada balkon anda. 

Namun cerah dalam arti paparan sinar matahari pun akan langsung mengenai anda, yang mengakibatkan suhu pun akan meningkat.

Nah, disinilah anda perlu memikirkan bagaiamana cara untuk menadapatkan lantai yang memiliki sifat daya serap terhadap suhu panas, dan sebaliknya pula jika di suhu dingin akan membuat hangat.

Jenis-Jenis Lantai Terbaik Untuk Balkon

Terdapat beberapa bahan material lantai terbaik untuk balkon, yang salah satunya menggunakan bahan kayu berkualitas tinggi serta tampilan yang diberikan pun dapat membuat nyaman anda saat mempergunakannya, berikut penjelasannya:

1. Decking Kayu Solid

lantai terbaik untuk balkon

Salah satu jenis lantai yang dapat anda pergunakan untuk ditempatkan pada balkon hunian anda yaitu dengan memakai decking kayu solid.

Decking kayu solid merupakan bahan material penutup lantai yang memiliki durabilitas cukup stabil dan memiliki tampilan yang indah, sehingga akan terasa pas jika ditempatkan pada balkon anda.

Disamping itu juga decking kayu untuk belakangan ini cukup digemari bagi sebagian orang, karena sifatnya yang dapat memberikan nilai tersendiri terhadap bangunan dan dapat menyesuiakan tema dekorasi terhadap bangunan anda.

Salah satu nilai unggul yang dimiliki decking kayu yaitu memiliki fitur anti slip, yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Fitur tersebut memberikan permukaan menjadi kesat, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan yang disebebkan terpeleset karena licin.

Beragam varian warna dan motif yang didapat dari beberapa tipe kayu seperti kayu ulin, kayu bengkirai, kayu merbau, dan kayu keruing. 

Dari beberapa kayu tersebut sering dipergunakan sebagai bahan baku kontruksi karena kualitas yang dimilikinya sudah di akui pada dunia perkayuan.

Jika anda menggunakan decking kayu di saat sedang bersantai, maka dapat memberikan rasa nyaman yang lebih karena aroma khas yang dihasilkan dan dapat menyerap suhu panas menjadi sejuk atau pun sebaliknya. 

Itulah mengapa decking kayu solid bisa menjadi rekomendasi untuk anda dalam menggunakan lantai balkon anda, dengan beberapa keunggulan yang dimilikinya.

2. Decking WPC

lantai terbaik untuk balkon

Rekomendasi lantai terbaik untuk balkon yang kedua yaitu ada pada Decking WPC. Decking WPC terbuat dari campuran bahan yang terdiri dari kayu dan plastik daur ulang. 

Pada tampilannya menarik dan bagus yang menyerupai kayu asli serta hanya membutuhkan sedikit perawatan, yang menjadikannya alternatif yang bagus untuk di tempatkan pada balkon anda. 

Decking WPC adalah singkatan dari komposit plastik kayu. Warna pada decking wpc terdapat variannya seperti warna abu-abu, Hitam, Coklat, atau pun waran seperti kayu, dan lain sebagainya.

Lalu apa perbandingan dari decking kayu dan wpc ?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, anda dapat melihatnya pada ulasan dibawah ini, berikut penjelasannya.

Perbandingan Decking Dengan WPC

lantai terbaik untuk balkon

Jika kita telah menyimak seperti apa yang sudah di jelaskan pada penjelasan di atas. Dapat kita simpulkan bahwan terdapat perbandingan antara decking kayu dengan decking WPC. 
Lalu hal ini lah yang dapat membuat anda bingung dalam memilih lantai mana yang akan dipergunakan.

Untuk melihat mengenai nilai unggul dari decking kayu tentunya dalam pembuatan-nya menggunakan bahan yang didapat langsung dari alam.

Sehingga hal ini memberikan keunggulan tersendiri terhadap daya tahannya. 

Terlebih decking kayu memiliki varian warna dan motif berdasarkan tipe produk yang dimilikinya.
Meski demikian decking wpc juga tentunya terdapat nilai unggul tersendiri yang di dapat dari cara pemasangan tergolong sederhana, sehingga dapat memudahkan anda dalam menggunakan penutup lantai pada balkon anda.


Disamping itu untuk menambah keindahan tampilan hunian anda dan agar semakin nyaman saat anda mempergunakannya. 

Mungkin anda dapat mengunjungi pada halaman pertama kami di www.lantai-kayu.id

Disana bisa menemukan berbagai bahan material yang terbuat dari kayu, untuk melengkapi hiasan interior pada hunian anda.
Daftar 5 Kayu Kelas I yang Paling Banyak Dicari Tahun Ini

Kayu Kelas I

Kayu selalu jadi bahan favorit dalam dunia konstruksi dan mebel. Selain tampil alami dan hangat, kayu juga dikenal karena kekuatannya yang sulit ditandingi material lain.

Namun, tahukah Anda kalau setiap jenis kayu sebenarnya punya klasifikasi berdasarkan tingkat kekuatan dan keawetan?

Dalam dunia perkayuan, kayu dibagi menjadi beberapa kelas, mulai dari Kayu Kelas I hingga kelas V.

 Nah, semakin tinggi angkanya, daya tahannya justru semakin rendah. Artinya, Jenis Kayu Kelas 1 adalah yang paling kuat, awet, dan tahan terhadap cuaca maupun serangan hama.

Kalau Anda sedang mencari material yang bisa bertahan puluhan tahun, bahkan tanpa banyak perawatan, inilah daftar Kayu Kelas I yang patut dipertimbangkan.

Daftar Kayu Kelas I

Kayu Kelas I

1. Kayu Ulin

Kalau bicara soal Kayu Kelas I, kayu ulin pasti jadi salah satu yang paling terkenal. Dikenal juga sebagai “kayu besi”, ulin punya tekstur yang sangat keras, padat, dan berat. Nggak heran kalau proses pemotongannya butuh alat khusus.

Dalam hal keawetan, kayu ini benar-benar luar biasa. Kayu Ulin termasuk dalam Jenis Kayu Kelas 1 untuk daya tahan dan kekuatannya. 

Ia tahan terhadap air, rayap, bahkan cuaca ekstrem. Makanya, banyak digunakan untuk konstruksi luar 
ruangan seperti decking, tiang pancang, hingga jembatan.


Keunggulan lain, kayu ulin juga tidak mudah lapuk meskipun sering terkena hujan atau lembap. Jadi, kalau Anda mencari kayu yang tangguh dan minim perawatan, kayu ulin jelas jadi pilihan terbaik.

2. Kayu Resak

Selain ulin, Kayu Resak juga termasuk Jenis Kayu Kelas 1 yang banyak dicari. Pohonnya bisa tumbuh hingga 25 meter dengan batang yang berdiameter cukup besar. Seratnya rapat dan padat, membuatnya tahan terhadap rayap dan kelembapan.

Kayu resak punya ketahanan yang seimbang antara kekuatan dan keawetan. Karena itu, banyak digunakan untuk decking, lantai kayu, hingga struktur bangunan yang butuh daya topang tinggi.

Menariknya, meskipun kuat, kayu resak tetap mudah dikerjakan. Warnanya juga indah alami, sehingga sering dipilih untuk kebutuhan interior yang butuh kesan natural tapi tetap kokoh.

3. Kayu Merbau

Kayu merbau termasuk salah satu Kayu Kelas I yang banyak digunakan di dunia konstruksi modern. Daya tahannya luar biasa, bahkan tetap kuat di area dengan kelembapan tinggi seperti tepi pantai.

Secara teknis, Jenis Kayu Kelas 1 ini punya tingkat keawetan kelas I dan kekuatan kelas II. Kombinasi ini menjadikannya sangat ideal untuk decking, lantai, pintu, jendela, dan kusen.

Selain itu, kayu merbau juga dikenal tahan terhadap rayap dan tidak mudah melengkung. Dari segi estetika, warna merah kecoklatannya memberikan kesan mewah dan hangat. Karena itu, kayu ini sering dipakai untuk rumah-rumah premium maupun resort.

Baca Juga: 10 Jenis Kayu Kelas 2

4. Kayu Kamper

Kalau Anda mencari kayu yang kuat sekaligus wangi alami, Kayu Kamper adalah jawabannya. Masuk dalam kategori Kayu Kelas I dan II, kamper terkenal dengan pola serat yang indah dan aroma khas yang bisa mengusir serangga.

Dari segi kekuatan, kamper hampir setara dengan jati. Ia tahan terhadap cuaca, tidak mudah retak, dan awet bertahun-tahun.

Karena tampilannya yang menawan, kayu ini sering digunakan untuk kusen, pintu, dan furnitur rumah bergaya klasik.

Selain itu, Jenis Kayu Kelas 1 ini juga mudah difinishing, baik dengan pelitur, cat, maupun vernis. Hasilnya tetap natural dan elegan tanpa kehilangan karakter kayu aslinya.

Baca Juga: 10 Jenis Kayu Kelas III

5. Kayu Jati

Kayu Kelas I

Siapa yang tidak kenal Kayu Jati? Material legendaris ini jadi ikon Kayu Kelas I berkat keindahan dan kekuatannya yang luar biasa.

Dari zaman dulu, jati selalu jadi simbol kualitas tinggi dalam dunia furnitur dan konstruksi.

Kayu jati memiliki minyak alami yang berfungsi melindungi diri dari rayap dan jamur. Karena itu, daya tahannya bisa mencapai puluhan tahun, bahkan lebih dari seabad jika dirawat dengan baik.

Dari sisi tampilan, jati punya warna coklat keemasan dengan serat halus yang eksklusif. Ada beberapa kategori kualitas jati: grade A (paling premium), grade B, dan grade C yang lebih ekonomis. Tapi semuanya tetap awet dan bernilai tinggi.

Jadi, kalau Anda ingin kayu dengan ketahanan maksimal dan tampilan elegan, jati masih jadi pilihan nomor satu dalam daftar Jenis Kayu Kelas 1.


4 Perbedaan Lantai Keramik Dengan Lantai Porselen, Jangan Salah Pilih!

Perbedaan lantai keramik porselen

Perbedaan Lantai Keramik Dengan Porselen – Umumnya material keramik dan porselen kerap digunakan sebagai pelapis lantai maupun dinding bangunan.

Namun, ternyata masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa material keramik dan porselen itu sama saja.

Pasalnya, tampilan keramik dengan porselen memang tampak serupa. Padahal, antara keramik dan porselen memiliki banyak perbedaan lho.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbedaan lantai keramik dan lantai porselen, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Material Keramik

Pada umumnya, material keramik terbuat dari bahan tanah liat berwarna merah dan coklat yang akan mengalami proses pembentukan hingga pembakaran.

Selain itu, pembuatan keramik juga biasanya akan menggunakan dua teknik yaitu teknik basah dan teknik kering.

Material Keramik

Pada proses pengolahan bahannya akan melalui beberapa tahap, mulai dari pengurangan ukuran butir, penggilingan, penyaringan, pencampuran, pengurangan kadar air, dan pengulian.

Setelah melalui tahap-tahap tersebut, maka akan dilakukan proses pembentukan yang melalui tiga Teknik, yaitu Teknik pijiat tangan, Teknik pilin (colling), dan teknik putar.

Material Porselen

Kabarnya, porselen terbuat dari kaolin yang kemudian ditanur kedalam suhu berkisar 1200 sampai 1400 derajat celcius. Pada awalnya pengembangan porselen terjadi di negara China.

Material porselen

Seiring bergulirnya waktu, bahan porselen pun terus menyebar ke berbagai belahan negara, seperti Asia hingga Eropa.

Adapun porselen yang pada waktu itu sudah dianggap sebagai jenis tembikar untuk meningkatkan keindahan dan ketahanan dalam sebuah konstruksi.

Bukan hanya itu, porselen juga memiliki beberapa sifat yang menjadi ciri khasnya, seperti permeabilitas, elastisitas yang rendah, tingkat ketahanan yang tinggi, keras, transparan, tahan terhadap serangan kimia, mudah pecah dalam temperature yang tidak menentu, dan berwarna putih.

Baca Juga: Lantai Vinyl dan Lantai Keramik, Mana yang Lebih Baik?

Perbedaan Lantai Keramik & Porselen

1. Bahan yang Digunakan

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi bahwa porselen dan keramik menggunakan bahan baku yang sama, yakni berupa tanah liat.

perbedaan Bahan yang Digunakan
foto@kompas properti

Akan tetapi, jenis tanah liat yang digunakan pada masing-masing material tersebut berbeda. Pada pembuatan keramik biasanya menggunakan jenis tanah liat yang berwarna merah atau coklat, sementara poselen menggunakan jenis tanah liat yang berwarna putih.

Untuk bagian dalamnya, material keramik sudah dilapisi dengan glatsir yang berperan sebagai pelindung. Lain halnya dengan porselen, dimana ia memiliki bagian dalam yang tampak berlapis-lapis.

2. Perbedaan Tekstur

Mengenai teksturnya, keramik memiliki permukaan dengan tekstur agak kasar dan sedikit kusam. Sedangkan lantai porselen mempunyai permukaan dengan tekstur yang licin, padat, berkilau, serta tidak berpori.

Perbedaan Tekstur

Itu sebabnya, mengapa perbedaan antara bahan porselen dengan keramik bisa diketahui dengan cara menempatkannya dibawah sorotan sinar matahari atau cahaya lampu.

Ketika terkena cahaya, maka bahan porselen akan tampak menerawang alias transparan, sedangkan bahan keramik tidak.

3. Perbedaan Daya Tahan

Perbedaan Daya Tahan

Apabila dinilai dari tingkat daya tahannya, lantai porselen memang lebih unggul dibanding lantai keramik. Mengapa bisa demikian?

Hal itu bukan tanpa alasan, karena proses pembakaran pada pembuatan porselen dilakukakan dengan durasi yang lebih lama sehingga tekstur tanah liatnya menjadi semakin kering, keras, dan padat.

4. Perbedaan Harga

Perbedaan Harga

Poin berikutnya yang menjadi pembeda antara bahan porselen dengan keramik, yakni berupa harga. Mengingat proses pembuatannya yang lebih rumit, sehingga tak heran jika harga porselen dibanderol dengan harga yang lebih mahal ketimbang keramik.

Meski dibanderol dengan harga yang mahal, namun kualitas porselen sudah terbukti jauh lebih bagus dari keramik.

Baca Juga: Daftar Harga Lantai Kayu Parket

Seperti itulah ulasan singkat mengenai perbedaan antara lantai keramik dengan lantai porselen, sehingga nantinya kamu tidak akan salah lagi saat hendak membeli material lantai tersebut.


Adu Kuat Antara Kayu Kamper vs Kayu Merbau

Perbandingan kayu kamper dan kayu merbau

Perbandingan Kayu Kamper dan Kayu Merbau - Kedua jenis kayu saat ini yang cukup banyak dicari oleh sebagian besar kontraktor dan pengusaha ialah kayu merbau dan kamper.

Kenapa begitu? karena kedua jenis kayu solid tersebut mempunyai nilai kualitas yang cukup tinggi dan banyak manfaatnya untuk keperluan konstruksi atau bahan bangunan.

Tetapi jika disuruh memilih antara keduanya, kita perlu melihat beberapa perbandingan karakteristik, harga dan pemanfaatannya.

Yuk simak ulasannya dibawah ini:

Perbedaan kayu kamper dan merbau

Baca juga perbedaan kayu keruing dan bengkirai

Karakteristik kayu kamper

Indonesia memiliki keberagaman kayu, salah satu kayu yang ada di indonesia adalah kayu kamper, kayu yang bisa digunakan untuk kebutuhan kontruksi rumah, pembuatan furniture, dan jembatan.

Negara kita merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, maka tak heran negara kita banyak menghasilkan jenis kayu yang berkualitas tinggi. Termasuk kayu Kamper satu ini.

Mungkin sebagian tukang ada yang cuma tahu bahwa kayu berkualitas itu hanya kayu jati dan kayu mahoni, akan tetapi kayu kamperpun salah satu kayu terbaik yang ada di negara kita.

1) Warna kayu Kamper

Ciri khas warna dari kayu kamper yaitu agak kemerahan, hampir menyerupai warna merah kayu mahoni. akan tetapi warna kayu mahoni lebih tua sedangkan warna kayu kamper lebih kemerah muda.

Tak hanya dari segi warna, kayu kamper memiliki permukaan yang mengkilap sehingga kayu ini terlihat mewah.

2) Anti rayap

Inilah yang membuat kayu kamper banyak digunakan, kayu ini bisa bertahan lama karena tahan terhadap rayap. saking kuatnya kayu kamper tak perlu di semprotkan cairan anti rayap lagi.

3) Aroma Khas yang dimiliki

Aroma yang tidak dimiliki oleh jenis kayu lainnya, wangi kamper yang khas membuat rayap tidak memakan kayu ini. Inilah asal usulnya kayu kamper dinamakan kayu kamper karena memiliki bau seperti kamper.

4) Tekstur kayu yang tidak halus

Kayu kamper memiliki tekstur yang kasar, berbeda dengan kayu lainnya yang memiliki tekstur halus.

akan tetapi hal itu tidak masalah, masih bisa di atasi dengan cara di haluskan.

5) Banyak tumbuh di kota samarinda

Jenis kayu kamper memang jarang ditemukan di daerah lainnya, kayu ini banyak bertumbuh hanya di kota samarinda (kalimantan) saja. cuaca di kalimantan sangat cocok dengan pertumbuhan kayu ini.

Ciri dari pohon kamper sangat tinggi, ketinggiannya bisa mencapai 30 meter. dan diameter batangnya diperkirakan sekitar 120cm.

Kelebihan yang terdapat pada kayu kamper

kelebihan kekurangan kayu kamper

Kayu kamper memiliki kelebihan yang baik, sehingga kayu ini bisa anda olah sesuai kebutuhan anda.

kelebihan tersebut akan saya jelaskan dibawah ini:

Memiliki kekuatan yang sangat kuat

Dari segi kekuatan kayu kamper jangan sampai anda anggap biasa saja, kekuatan kayu ini sangat sempurna. bahkan kayu ini termasuk golongan kayu kuat kelas I. sehingga kekuatan kayu ini setara dengan kayu jati

Termasuk golongan awet no II

Keawetan kayu kamper memang sedikit rendah, berbeda dengan keawetan yang ada pada kayu jati. akan tetapi kayu ini bisa awet sampai bertahun-tahun dengan cara perawatan yang baik dan benar.

Sebetulnya tidak masalah jika kayu ini termasuk kayu rendah dari segi keawetan. soalnya bisa dibuktikan ketika sebuah produk menggunakan kayu kamper terbilang awet sampai bertahun-tahun

Anti rayap

Rayap merupakan binatang perusak kayu, hampir semua jenis kayu selalu dimakan rayap.
akan tetapi kayu kamper tidak pernah disentuh oleh rayap karena saking kerasnya permukaan kayu dan aroma kayu yang bau kamper.

Jadi jangan khawatir jika anda memiliki perabotan yang bahannya dari kayu kamper

Kekurangan kayu kamper

Tak hanya memiliki kelebihan, kayu kamper pun memiliki kekurangan yang menjadi persoalan setiap kayu.

Adu Kuat Antara Kayu Kamper vs Kayu Merbau

Mudah melengkung

Kelebihan sebuah kayu tidak menjamin bahwa kayu tersebut tidak memiliki kekurangan, ada saja kekurangan yang menjadi khas nya.

apalagi kayu kamper sangat mudah melengkung atau menyusut ketika kayu ini terkena air dalam jumlah banyak.

Sehingga olahan kayu kamper tidak cocok digunakan pada area outdoor, hanya bisa digunakan untuk perabotan yang disimpan di dalam ruangan.

Proses penghalusan yang repot

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa kayu kamper memiliki tekstur yang kasar, jika tekstur ingin menjadi halus membutuhkan waktu yang lumayan lama.

Lalu bagaimana dengan kayu merbau yang menjadi perbandingan dengan kayu kamper!!

Mengenal kayu merbau

Mengenal karakteristik kayu merbau

Setelah kita mengulas tajam kayu kamper, berikutnya kita akan mengenal kayu merbau. Kayu merbau merupakan kayu yang termasuk sebagai kayu yang berkualitas tinggi, baik itu dari kekuatan, keawetan, warna, dan seratnya.

Dari segi kekuatan kayu merbau merupakan kayu yang termasuk ke dalam golongan kayu kuat kelas I dan II, dan dari segi keawetannya masuk ke dalam golongan kelas I dan II. sama dengan kualitas kayu jati.

Dari segi warna kayu merbau, warnanya merah kecoklatan dengan serat lurus yang hampir sama dengan batok kelapa.

Kelebihan kayu merbau

  1. Bisa di lihat dari segi serat yang sangat unik
  2. Tahan terhadap rayap dan tidak mudah berjamur
  3. Dari segi harga yang relatif terjangkau
  4. Kayu sangat kuat dan padat
  5. Bisa awet sampai bertahun-tahun
5 kelebihan dari kayu merbau ini, tidak memungkinkan bahwa kayu merbau tidak memiliki kekurangan.

Kekurangan kayu merbau

  1. Pori-pori kayu termasuk besar, beda dengan pori kayu lainnya
  2. Proses produksi tidak bisa cepat, karena kayu ini sangat keras dan padat sehingga membutuhkan waktu untuk mengolahnya.

Jika dibandingkan dengan kayu kamper, kayu merbau sedikit lebih unggul.

Maka tak heran jika kayu merbau kami olah untuk dijadikan parquet atau lantai kayu parquet, karena kami udah yakin kualitas kayu merbau tidak di ragukan lagi.

Olahan kayu merbau

perbandingan kayu kamper dan Merbau

Kayu merbau kami olah menjadi beberapa produk yang bisa anda gunakan untuk kebutuhan indoor, outdoor, dan papan tangga.

Kayu merbau merupakan kayu yang tahan terhadap air, sehingga anda bisa melihat projek kami yang menggunakan kayu merbau untuk taman, kolam renang, dan lain-lain.


flooring kayu merbau

Flooring Kayu Merbau

Flooring atau pluring kayu merbau banyak diminati pemilik hunian estetik.

>

Tabel Perbandingan Kayu Merbau dan Kayu Kamper

Kriteria Kayu Kamper Kayu Merbau
Warna Agak kemerahan, mirip kayu mahoni Kuning coklat hingga coklat kemerahan
Kekuatan Kuat, cocok untuk konstruksi rumah Sangat kuat, sering digunakan untuk lantai
Kehalusan Tekstur kasar Tekstur sedikit kasar
Aroma Aroma wangi kamper Aroma yang kurang khas
Ketahanan Rayap Tahan rayap, tidak memerlukan perlindungan tambahan Tahan terhadap rayap, namun sering memerlukan perlindungan tambahan
Ketahanan Terhadap Cuaca Tahan terhadap cuaca panas dan lembap Tahan terhadap cuaca ekstrem, termasuk hujan dan panas
Penggunaan Cocok untuk konstruksi rumah, pembuatan furniture, dan jembatan Sering digunakan untuk lantai, dek, dan lambersering
Harga Biasanya lebih terjangkau Lebih mahal daripada kayu kamper

Untuk product kayu merbau, bisa anda lihat-lihat disini Lantai kayu merbau untuk hunian yang elegan

Product lantai kayu merbau

Kapan Harus memilih Kayu Kamper Dan Merbau?

1) Untuk kebutuhan Pintu dan Jendela harga terjangkau

Kayu Kamper sering digunakan untuk pintu, jendela, atau kusen karena ringan dan mudah dipasang.
Interior Rumah Jika Anda menginginkan material kayu yang estetis namun tidak terlalu mahal, Kayu Kamper adalah pilihan yang tepat untuk furnitur atau dekorasi interior.

Aroma khasnya menjadikan Kayu Kamper ideal untuk lemari pakaian atau rak buku. Bukankah lebih menyenangkan jika barang-barang Anda terlindungi dari serangga sekaligus harum?

2) Kebutuhan Dekorasi dan Lantai Parket

Kayu Merbau adalah pilihan utama untuk decking, pagar, atau gazebo di taman karena ketahanannya terhadap cuaca.

Selain itu, Lantai dari Kayu Merbau memberikan kesan mewah dan tahan lama, bahkan di area dengan lalu lintas tinggi seperti ruang keluarga atau ruang tamu.

Jika Anda membutuhkan material yang sangat kokoh, seperti untuk balok penyangga atau tiang, Kayu Merbau adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan Kayu Kamper.

Demikian pembahasan mengenai perbandingan kayu Kamper dan kayu merbau. Kedua kayu ini memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Maka, ada baiknya disesuaikan dengan kebutuhan proyek yang sedang Anda kerjakan.


Lantai Kayu Merbau
Lantai Kayu Merbau

Deskripsi:

Memiliki warna merah kecoklatan yang berkesan mewah untuk hunian berkelas.

Ukuran bervariasi, paling umum : 1,5 x 9 x 30-90 cm

Harga: Rp. 170.000 - 500.000

Hubungi Kami
3 Langkah Mudah Dan Ampuh Membasmi Kutu Kayu Dirumah

3 Langkah Mudah yang Ampuh Membasmi Kutu Kayu

Cara Membasmi Kutu Kayu – Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa rayap merupakan salah satu musuh berat bagi material kayu. 

Hal itu bukan tanpa sebab, mengingat kawanan kayu kerap membuat kayu menjadi keropos sehingga tingkat kekuatannya semakin rendah.

Selain rayap, ternyata masih ada lagi jenis serangga lainnya yang juga menjadi musuh menakutkan bagi material kayu lho. Ya, serangga tersebut bernama kutu kayu!

Nah, sebelum membahas seputar cara membasmi kutu kayu, ada baiknya jika berkenalan dulu dengan jenis serangga pemakan kayu tersebut. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Asal-usul Kutu Kayu

asal-usul kutu kayu

Menurut informasi yang didapat, kutu kayu ini termasuk kedalam keluarga krustasea atau isopoda, dimana ia memiliki ciri fisik berbeda dengan rayap.

Kutu kayu tampil dengan rangka luar berukuran panjang seperti kecoa, dan memiliki tekstur keras dengan 14 anggota badan bersendi yang tampak terlihat tersusun rapih. 

Pergerakan kutu kayu juga sangatlah lambat, serta lebih aktif dimalam hari ketimbang di siang hari.

Saat disentuh dengan tangan manusia, maka kutu kayu ini akan menggulungkan badan dengan bentuk bulat seperti bola.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melindungi diri karena bagian punggungnya memiliki tekstur yang cukup keras. 

Keberadaan kutu kayu tentunya tidak boleh dianggap remeh. Pasalnya, kawanan kutu kayu tersebut akan membuat berbagai permasalahan lho!

Berbagai Dampak Bahaya Dari Keberadaan Kutu Kayu

1. Akan Menggerogoti Perabotan yang Berbahan Kayu

Berbagai Dampak Bahaya Dari Keberadaan Kutu Kayu

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa material kayu merupakan salah satu sasaran bagi kawanan kutu kayu. 

Sama halnya seperti hama rayap, dimana kutu kayu juga kerap menggerogoti furniture yang berbahan kayu.

Terlebih untuk furniture yang berada di ruangan lembap seperti dapur, sehingga membuatnya menjadi sasaran empuk bagi kawanan kutu kayu.

Baca Juga : Mengintip Tingkat Keindahan dan Keunikan Kayu Ebony

2. Gigitan Kutu Kayu Bisa Menimbulkan Gatal di Kulit

Berbagai Dampak Bahaya Dari Keberadaan Kutu Kayu

Selain dapat merusak furniture yang berbahan kayu, jenis hama serangga yang satu ini juga bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan lho! 

Apabila kutu tersebut sampai bersarang di tempat tidur, maka kulit anda akan terasa gatal-gatal dan kemerahan akibat gigitannya.

Bahkan yang lebih gawatnya lagi, ada kemungkinan kawanan kutu kayu tersebut akan masuk ke tubuh anda melalui lubang hidung dan telinga saat tertidur.

3. Merusak Kusen Pintu dan Jendela Kayu

Berbagai Dampak Bahaya Dari Keberadaan Kutu Kayu

Terdapat beberapa elemen rumah yang materialnya terbuat dari bahan kayu, seperti kusen jendela, pintu, meja, dan lain sebagainya.

Jika kawanan kutu kayu ini sampai menyerap bagian kusen, tentu saja dapat merusak struktur bangunan hingga membuatnya roboh. 

Apabila bagian kusen yang dimakan masih terbilang sedikit, maka segera basmi kawanan kutu kayu ini agar tidak menyerang lebih dalam lagi.

Artikel Serupa: Jenis-jenis Bahan Kusen Pintu yang Umum Digunakan

3 Trik Simple Untuk Membasmi Kutu Kayu

1. Menjaga Kelembapan Ruangan

3 Trik Simple Untuk Membasmi Kutu Kayu  - menjaga kelembapan ruangan

Mengingat kawanan kutu kayu lebih suka hidup di area-area dengan tingkat kelembaban yang tinggi, sehingga tak heran jika kutu kayu akan memilih material kayu sebagai tempat berlindung.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk senantiasa menjaga tingkat kelembaban udara pada setiap ruangan rumah. 

Sebenarnya ada berbagai cara yang dapat anda lakukan untuk menjaga tingkat kelembaban pada rumah. Ya, salah satunya adalah pencahayaan alami.

Artikel Menarik Lainnya : Cara Alami Paling Ampuh Dalam Membasmi Rayap di Rumah

Pencahayaan alami memiliki peranan yang penting dalam membasmi kawanan kutu kayu. Pasalnya, pencahayaan alami mampu mengurangi tingkat kelembapan berlebihan serta membunuh bakteri di dalam ruangan.

Bahkan, kehadiran pencahayaan alami juga tentunya sangat membantu dalam menunjang berbagai aktivitas di dalam rumah. 

Selain itu, masih ada lagi beberapa cara lainnya yang juga efektif untuk menjaga kelembaban ruangan rumah agar tetap stabil seperti berikut:

  • Menggunakan Cat Tembok Anti jamur

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa tingkat kelembaban yang terlalu tinggi itu bisa memicu datangnya berbagai jenis penyakit. 

Tak terkecuali dengan dinding, dimana area tersebut juga kerap ditumbuhi oleh jamur akibat tingginya kelembaban ruangan.

Untuk mengatasi masalah yang satu ini, tentu saja anda harus menggunakan cat dinding yang dilengkapi dengan fitur anti jamur. 

Dengan menggunakan jenis cat tersebut, secara otomatis area dinding tidak akan mudah ditumbuhi oleh jamur.  

  • Menggunakan Dehumidifier

Selain menggunakan cat tembok anti jamur, penting juga bagi anda untuk menggunakan dehumidifier guna menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan rumah. 

Namun, terdapat satu kekurangan dari dehumidifier yang harus anda ketahui.

Untuk bisa mendapatkan alat yang satu ini, maka anda harus merogoh kantong yang cukup dalam lho. Pasalnya, produk dehumidifier dibanderol dengan harga yang lumayan mahal. 

Ya, terlebih untuk dehumidifier dengan merk-merk ternama, bisa dipastikan harga yang ditawarkannya sangatlah mahal.

Kendati demikian, fungsi dari dehumidifier ini benar-benar sangat diperlukan untuk menjaga kelembaban dalam ruangan rumah. 

Mengenai fungsinya, dehumidifier bertugas untuk menyerap kelembaban yang nantinya akan dirubah menjadi udara sejuk.

  • Menggunakan Silica Gel

Jika budget yang kamu miliki tidak bisa menjangkau harga dehumidifier, maka penggunaan silica gel ini merupakan pilihan yang paling tepat. 

Meski menawarkan harga yang lebih murah, namun fungsi dari silica gel ini hampir mirip dengan alat dehumidifier. Silica gel sudah terbukti cukup efektif dalam menjaga tingkat kelembaban sebuah ruangan.

2. Amati di Setiap Celah-celah Rumah

3 Trik Simple Untuk Membasmi Kutu Kayu  - amati setiap celah ruangan rumah

Trik simpe berikutnya yang dapat kamu lakukan untuk membasmi kutu kayu, yakni pastikan tidak ada celah di area rumah. 

Apabila di rumahmu terdapat ventilasi, maka lapisi dengan kawat saringan berukuran kecil agar tidak mengganggu sirkulasi udara sekaligus untuk mencegah masuknya kawanan kutu kayu.

Selain itu, pastikan juga pada bagian bawah jendela maupun pintu tidak celah agar kutu kayu tidak masuk melalui area tersebut.

Baca Juga : Tips Merawat Lantai Kayu Agar Tetap Kuat dan Awet

3. Selalu Menjaga Kebersihan Rumah

3 Trik Simple Untuk Membasmi Kutu Kayu  - selalu menjaga kebersihan rumah

Tak hanya dari faktor suhu ruangan, ternyata tingkat kebersihan juga menjadi salah satu factor yang dapat mengundang kawanan kutu kayu. 

Ya, rumah yang jarang dibersihkan tentunya menjadi tempat favoritnya bagi para kawanan kutu kayu.

Belum lagi didukung dengan kondisi ruangan yang lembab, sehingga akan membuat kutu kayu semakin betah dan berkembang biak secara cepat. 

Maka dari itu, kamu harus selalu memperhatikan tingkat kebersihan dalam rumah. Bersihkan semua sampah-sampah yang tampak berserakan. 

Apabila banyak benda atau perabotan yang tidak terpakai, segera pindahkan ke area gudang agar tidak dijadikan tempat bersarang bagi koloni kutu kayu.

Nah, itulah 3 langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk membasmi kutu kayu di rumah.