Plafon GRC vs Plafon Gypsum - Plafon bukan sekadar penutup rangka atap, tetapi juga elemen penting yang memengaruhi kenyamanan, kekuatan bangunan, serta tampilan interior rumah.
Pemilihan jenis plafon yang tepat akan membuat ruangan terasa lebih rapi, sejuk, dan estetis. Dari berbagai pilihan yang ada di pasaran, plafon GRC dan plafon gypsum menjadi dua jenis yang paling banyak digunakan saat ini.
Meski sama-sama populer, kedua material ini memiliki karakteristik, keunggulan, dan fungsi yang berbeda.
Perbandingan Plafon GRC dan Plafon Gypsum
Apa yang membuat GRC plafon dan Gypsum cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan? Selain dari segi teknis, tampilan namun juga dari segi harga atau perawatan menjadi salah satu faktor penentu orang-orang memilih jenis plafon rumah minimalis yang akan digunakan.
1. Definisi dan Komposisi
Perbandingan dasar antara plafon GRC dan Plafon Gypsum adalah dari segi bahan dasar. Keduanya terbuat dari masing-masing bahan yang berbeda.
Plafon Gypsum
- Terbuat dari Hydrated Calcium Sulfate yang disatukan dengan karton pelindung.
- Biasanya bahan ini hadir dalam bentuk menyerupai papan (Board) untuk instalasi pemasangan pada baja ringan.
Plafon GRC
- GRC Merupakan bahan yang dibuat dari panel semen dengan diperkuat oleh serat (Glassfiber).
- Terbuat dari bahan semen portland, pasir, serat kaca dan bahan aditif.
- Dengan dibantu produksi oleh pabrikasi memakai teknologi canggih sehingga menghasilkan produk presisi dan kuat.
2. Kekuatan & Ketahanan
| Aspek | GRC | Gypsum |
|---|---|---|
| Kekuatan mekanik | ⭐⭐⭐⭐ (tinggi) | ⭐⭐ (lebih rapuh) |
| Tahan benturan | Baik, sulit retak | Rentan pecah bila benturan kuat |
| Tahan terhadap cuaca | Lebih tahan lembap dan hujan | Sensitif air, mudah melengkung |
| Tahan api | Cukup baik | Baik (tergantung spesifikasi produk) |
Kesimpulan tabel diatas, GRC plafon memiliki keunggulan dari segi kekuatan struktural dan tahan cuaca. Sementara Plafon Gypsum sendiri cenderung kurang tahan terhadap air dan benturan.
Artikel Terkait: 9 Jenis Plafon Rumah
3. Ketahanan Air dan Suhu
Plafon GRC
- Cocok untuk area lembab seperti garasi, balkon, teras.
- Tahan terhadap suhu ekstrem.
- Tidak mudah rusak oleh kelembapan.
Plafon Gypsum
- Rentan jamur dan melengkung.
- Rentang rusak apabila terkena air langsung.
- Umumnya perlu di finishing dan di cat anti lembab jika diaplikasikan pada area beresiko.
4. Estetika dan Finishing
Plafon Gypsum
- Permukaan halus dan siap di cat.
- Mudah dipasang list/sambungan dekoratif (Cornice Moulding)
- Cocok untuk desain smooth & clean look.
Plafon GRC
- Banyak model cetakan (Cornice, Ornamen dekoratif)
- Menawarkan berbagai pilihan motif modern, minimalis, klasik.
- Biasanya bertesktur semen, bisa di cat.
Plafon Gypsum memiliki kelebihan mudah dibentuk sesuai desain interior rumit seperti coffered ceilling, tray ceilling atau pola artistik dengan lampu LED.
Baca Juga: Perbandingan List Plafon Kayu dan List Plafon Gypsum.
5. Bobot dan Struktur Rangka
- Plafon Gypsum cenderung ringan, dan biasanya menggunakan bantalan atau bahan rangka yang ringan juga.
- Plafon GRC cukup berat, dan membutuhkan bahan rangka yang kuat juga seperti baja ringan.
Instalasi pemasangan plafon GRC memerlukan perhitungan yang akurat dengan struktur rangka yang lebih teliti dan kuat. Sementara plafon gypsum mudah dipasang dan bobotnya ringan.
6. Biaya dan Instalasi
| Faktor | Plafon GRC | Plafon Gypsum |
|---|---|---|
| Harga material | Lebih mahal | Lebih murah |
| Pemasangan | Butuh tenaga ahli & rangka kuat | Lebih cepat & murah |
| Finishing & pengecatan | Perlu finishing semen + cat | Langsung cat biasa |
| Total biaya jadi | ⭐⭐⭐ (lebih tinggi) | ⭐⭐ (lebih rendah) |
Perbandingan harga plafon GRC dan plafon Gypsum per meter di pasaran memang terlihat cukup signifikan perbedaannya.
Plafon Gypsum cenderung lebih murah harganya namun memerlukan perawatan lebih untuk di area lembab. Sementara plafon GRC harganya cukup mahal, namun kuat dan mampu bertahan lama.
Baca Juga: Harga Plafon Kayu Ulin Lambersering
7. Kelebihan dan Kekurangan
Plafon GRC
- Tahan kelembapan dan suhu ekstrem
- Kokoh dan tahan terhadap benturan
- Ideal untuk area indoor dan semi-outdoor
- Kekurangannya, memiliki bobot yang berat dan biaya tinggi.
Plafon Gypsum
- Bobot ringan sehingga mudah dan cepat dipasang.
- Tampilan permukaan halus dan bersih.
- Sangat cocok untuk interior kering.
- Kekurangannya, kurang kuat dan rentan rusak jika terkena air.
Artikel Terkait: Kelebihan dan Kekurangan Plafon PVC
Kesimpulan Perbandingan Plafon GRC dan Plafon Gypsum
| Kriteria | GRC | Gypsum |
|---|---|---|
| Kekuatan | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
| Ketahanan air | ⭐⭐⭐ | ⭐ |
| Estetika interior | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Biaya total | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐ |
| Umur pakai | ⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐ |
Plafon GRC mempunyai keunggulan dari segi ketahanan dan kekuatan, sangat cocok untuk lingkungan yang menantang. Sehingga pemasangannya kerap kali diaplikasikan pada area semi-outdoor.
Sedangkan Plafon Gypsum unggul dari segi estetika interior dengan harga pemasangan yang murah, sangat cocok dipadukan dengan desain interior modern yang kekinian.
Jadi mau pakai yang mana, Plafon Gypsum atau Plafon GRC?




