Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kayu apitong

 Kayu apitong- Kayu yang memiliki nama lain, yaitu kayu keruing. jangan heran jika ada yang menayakan jenis kayu apitong. maka kayu tersebut adalah kayu keruing.

Jenis kayu ini banyak tumbuh di indonesia, seperti di pulau kalimantan, sumatra, jawa, bali, lombok, dan sumbawa.

Kayu keruing dihasilkan oleh pohon yang berukuran sedang dan besar, dengan ketinggian rata-rata bisa mencapai 65 meter dengan batang yang sangat lurus. kayu ini sering di olah untuk keperluan bangunan umum, baik untuk kontruksi sedang maupun berat. keunggulan kayu ini memiliki struktur warna, kekuatan, dan keawetan yang sama.

Sifat kayu yang keras di kategorikan sebagai kayu kuat kelas I dan II. dan termasuk kayu awet kelas III. kayu ini memiliki kelemahan dalam kerendahan tingkat ke awetan, sehingga kayu ini sering di awetkan terlebih dahulu dengan memasukan zat pengawet kreosot. sehingga kayu ini jarang sekali digunakan untuk keperluan yang langsung berhubungan dengan tanah. kayu ini lebih sering digunakan untuk keperluan di dalam ruangan (interior), seperti untuk pembuatan kusen pintu, jendela, dan ke[erluan interior lainnya.

Setelah kayu ini di awetkan dengan zat khusus, kayu ini sudah diyakini bisa menahan beban kontruksi berat. maka tak heran jika kayu ini sudah dicampuri bahan pengawet kayu ini langsung digunakan untuk keperluan di luar ruangan, seperti untuk tiang telpon, tiang listrik, bantalan rel kereta api, pembuatan kapal, dan dermaga. kayu keruing yang telah menggunakan zat pengawet akan bertahan lama, bahkan diperkirakan bisa awet sampai 20 tahun.

Baca juga tentang kayu kempas

Kayu keruing susah untuk di gergaji

Tidak seperti kayu pada umumnya yang mudah untuk digergaji, kayu apitong (keruing) sangat sulit untuk di gergaji karena mengandung cairan resin dan silika yang tinggi. sehingga banyak pengrajin kayu yang akan mengolah kayu keruing ini di keringkan terlebih dahulu, agar proses penggergajian menjadi mudah.
namun dalam proses pengeringan kayu keruing harus lebih hati-hati, karena apabila tidak hati-hati kayu keruing ini akan mudah melengkung, pecah, dan belah.

Pemanfaatan dari kayu keruing

Decking kayu

Kayu keruing (apitong) memiliki karakter yang cocok untuk di olah menjadi bahan utama parquet. kayu yang berasal dari kalimantan dan sumatra ini memiliki keunggulan minyak (oily) yang sering keluar dari serat kayu tersebut.
lalu apa fungsi dari minyak tersebut, minyak (oily) tersebut berfungsi untuk melindungi kayu supaya bisa bertahan lama walaupun sering terkena oleh air.
maka tak heran jenis kayu ini sering di produksi untuk decking kayu outdoor atau kayu untuk halaman luar ruangan.

Kayu apitong ini sangat cocok untuk decking kayu, selain kayunya yang keras dan memiliki warna yang khas yaitu merah kecoklatan, coklat dan kelabu tua. kayu ini mampu menarik para pecinta lantai kayu parquet untuk digunakan di halam luar rumahnya.

Selain digunakan untuk decking kayu, kayu keruing di olah juga untuk bahan plafon. kayu ini memiliki kekuatan yang bagus, ketika di potong-potong tipis untuk plafon kayu, kayu keruing ini tidak pecah.
bahkan selain untuk decking dan plafon, kayu keruing digunakan untuk menutufi dinding. sehingga dinding rumah terlihat lebih natural dan mewah

Plafon kayu

Perbandingan kayu keruing (apitong) dan kayu kamper

Di indonesia banyak sekali jenis kayu yang berkualitas tinggi, tidak hanya kayu jati saja yang memiliki keunggulan berkelas, namun ada kayu lainnya yang tak kalah jauh dari kayu jati yang sudah mendunia, yaitu kayu kamper dan kayu keruing.


dua jenis kayu ini memiliki ciri-ciri dan karakter yang unik, bahkan kedua jenis kayu ini sering digunakan untuk keperluan rumah, seperti kusen dan jendela.
sehingga kusen yang dihasilkan oleh kayu kamper dan kayu keruing membuat kusen tersebut menjadi awet.

Kayu keruing dan kayu kamper terbukti kuat dan awet, sehingga penjualan kayu yang belum di olah dan kayu yang sudah di olah menjadi kusen, lantai kayu, dan yang lainnya menjadi laris dipasaran.
di tambah pembangunan rumah, dan bangunan lainnya yang terus berkembang pesat membuat dua jenis kayu ini banyak digunakan.

Untuk kelebihan dari kayu keruing mungkin sudah saya di jelaskan di atas, namun untuk kayu kamper akan saya jelaskan di bawah.

Kayu kamper yang terkenal dengan aroma bau kampernya, dan dikenal sebagai kayu yang kuat dan anti rayap.
kayu yang banyak bertumbuh di daerah tropis seperti di kota samarinda kalimantan.

Kayu ini sering di olah untuk lantai kayu parquet, karena kayu ini jelas sangat kuat dan tahan terhadap rayap. karena pada umumnya lantai kayu sering digunakan untuk menutupi lantai alias langsung berhubungan dengan tanah, sehingga kayu ini banyak digunakan untuk keperluan parquet.

selengkapnya baca disini kayu kamper

Saran saya untuk anda yang sedang membutuhkan kayu berkualitas, dari dua kayu ini sudah sangat layak. karena kayu keruing dan kayu kamper adalah dua jenis kayu yang bisa awet sampai bertahun-tahun.

Posting Komentar untuk "Kayu apitong"

Widget HTML Atas