BLANTERTOKOv132
 Harga WPC Panel Dinding Per Batang yang Terbarunya

Harga WPC Panel Dinding

Harga WPC Panel Dinding - Panel WPC terbuat dari campuran serat kayu, plastik, dan bahan polimer lainnya. 

Material ini dirancang dengan warna dan tekstur yang menyerupai kayu asli, sehingga dapat menciptakan nuansa natural sekaligus elegan pada interior rumah. 

Menariknya lagi, wall panel WPC juga tersedia kedalam berbagai varian warna, mulai dari cokelat muda, cokelat tua, krem, abu, dan sebagainya. 

Lantas, berapakah harga panel WPC dinding? 

Harga WPC Panel Dinding

Produk Wall panel WPC yang kami sediakan merupakan brand dari Rajawali Parquet. 

Material ini sudah terbukti tahan terhadap air, rayap, dan kelembapan sehingga cocok dipasang pada berbagai jenis ruangan. 

Harga WPC Panel Dinding

Adapun harga wall panel WPC yang kami tawarkan sekitar Rp 75.900 per batang dengan ukuran 2,2 cm x 16 cm x 290 cm. 

Namun, harga tersebut belum termasuk dengan aksesoris maupun jasa pasangnya. 

Untuk info pemesanan wall panel WPC silahkan hubungi marketing kami di nomor: 0812 3191 5883 (Amanda Sheila)

Baca juga: Harga Decking WPC Untuk Lantai Outdoor

Tips Perawatan Panel WPC Dinding

Tips Perawatan Panel WPC Dinding

1. Pembersihan Rutin

Perlu diketahui, debu yang dibiarkan menumpuk terlalu lama akan membuat tampilan wall panel WPC terlihat kusam, terlebih pada warna yang gelap atau tekstur beralur. 

Anda bisa menggunakan kemoceng, kain microfiber, atau lap kering untuk membersihkan permukaan panel WPC. 

Jika ada noda yang cukup membandel, bersihkan dengan kain yang sedikit dibasahi air. 

Lakukan pembersihan ini secara berkala, misalkan satu sampai dua kali dalam seminggu. 

2. Jangan Sembarangan Menggunakan Produk Pembersih

Saat hendak membersihkan panel WPC dinding, penting untuk memilih produk pembersih yang sesuai. 

Dalam hal ini, hindari produk pembersih yang memiliki bahan kimia keras, cairan pemutih pekat, atau pelarut yang berpotensi merusak material. 

Pada noda ringan, cukup bersihkan dengan sedikit air yang dicampur dengan sabun formula khusus material komposit secukupnya. 

Setelah dibersihkan, segera keringkan dengan menggunakan kain lap agar tidak ada sisa cairan yang menempel. 

Disisi lain, hindari juga penggunaan alat pembersih yang bertekstur kasar karena bisa menimbulkan goresan pada permukaan panel WPC. 

3. Perhatikan Kelembapan di Sekitar Panel WPC

Meski panel WPC memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap kelembapan, namun kondisi lingkungan pemasangan tetap harus diperhatikan. 

Pasalnya, area yang terlalu lembab dengan sirkulasi udara buruk bisa menyebabkan masalah pada bagian sambungan maupun struktur pendukung panel. 

Oleh karena itu, pastikan tidak ada kebocoran pipa atau rembesan air pada dinding di bagian belakang panel. 

Disisi lain, sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu dalam menjaga kondisi area pemasangan agar tetap kering. 

Artikel Menarik Lainnya: Karakteristik Plafon PVC

4. Cek Bagian Sambungan

Seiring waktu pemakaian, perubahan suhu dan kondisi lingkungan tentu akan memengaruhi material maupun sistem pemasangannya. 

Coba cek bagian sambungannya, apakah terdapat panel yang mulai renggang, bergeser, atau mengalami perubahan bentuk. 

Seandainya ada kerusakan, segera lakukan perbaikan agar kerusakannya tidak semakin serius. 

Pada penggunaan WPC panel outdoor, pengecekan harus dilakukan lebih intens karena materialnya langsung berhadapan dengan paparan air hujan, sinar matahari, dan perubahan cuaca. 

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa anda lakukan dalam merawat WPC panel dinding. 




Yakin Mau Gunakan Lantai SPC? Simak Dulu Informasinya!

Lantai SPC

Lantai SPC - Memiliki hunian rumah dengan tampilan yang menarik tentunya menjadi dambaan bagi setiap orang. 

Salah satu cara untuk membuat hunian rumah menjadi menarik, yakni dengan menggunakan jenis penutup lantai yang tidak biasa digunakan oleh biasanya. 

Apabila kebanyakan rumah menggunakan keramik sebagai penutup lantainya, maka anda bisa menggunakan lantai SPC sebagai pembeda. 

lantai SPC terbuat dari bahan apa?

Pengertian Lantai SPC

Istilah SPC itu merupakan singkatan dari Stone Plastic Composite, dimana ia merupakan produk lantai sintetis yang terbuat dari bahan limestone (batu kapur) untuk membuat dasar lantai yang kokoh dan kuat.

Pengertian Lantai SPC

Adapun materialnya yang terdiri dari berbagai campuran bahan, seperti batu kapur, serbuk PVC, dan stabilizer.

Dinilai dari strukturnya, lantai SPC terbagi menjadi 4 bagian lapisan. Untuk lapisan pertama adalah wear layer yang berfungsi sebagai pelindung dari goresan dan noda pada permukaan lantai ini.

Sedangkan lapisan keduanya berupa printing film yang berperan sebagai warna atau pola dari lantainya.

Pada lapisan ketiga adalah SPC Core yang berupa papan terbuat dari bahan limestone, dan berguna untuk menjaga stabilitas dari keseluruhan lantai SPC.

Adapun mengenai lapisan keempat bernama underlayment yang berupa busa, dimana ia memiliki sifat optional.

Itu artinya, ada tipe produk Flooring SPC yang menggunakan underlayment dan ada juga yang tidak menggunakan underlayment.

Baca juga: lantai spc vs lantai wpc

Keunggulan Lantai SPC

Lantai SPC memiliki keunggulan yang luar biasa jika dibandingkan dengan produk yang serupa. memiliki ketahanan yang baik serta tahan air.

Sehingga flooring spc bisa dpasang dimana saja, tergantung selera anda tanpa harus khawatir rusak karena takut terkena air.

Selain itu SPC lantai tahan terhadap suhu dan cuaca, tak akan menjadi melengkung atau kerusakan jika suhu dan cuaca berubah.

Seandainya lantai ini mengalami kerusakan, anda tak perlu mengganti semuanya. Ya, cukup ganti saja bagian yang paling rusak.

Apakah Lantai SPC aman Digunakan?

Pada umumnya, Flooring SPC memang tergolong aman dan tidak berbahaya jika kita memilih produk bersetifikat dan berkualitas bagus.

Lantai SPC tidak berbahaya jika?

  • Bebas formaldehida (Formaldehyde Free / E0)
  • Menggunakan bahan PVC virgin, bukan daur ulang murahan
  • Memiliki sertifikasi SGS, Floorscore, Green Label, atau setara
  • Tidak mengeluarkan bau menyengat saat baru dipasang

Di era yang modern ini sudah banyak toko lantai atau supplier lantai kayu yang menawarkan beragam merk lantai SPC berkualitas tinggi dan bersertifikasi resmi. 

Sehingga aman digunakan dirumah, apartemen, hotel, rumah sakit dan bangunan komersil lainnya.

Berbagai Penempatan Lantai SPC

1. Lantai SPC di Kamar Mandi

Lantai SPC di Kamar Mandi

Lantai SPC yang tahan air bisa anda gunakan untuk ruangan kamar mandi anti licin.

Jika dipikir sekilas kamar mandi merupakan tempat yang sering terkena air dalam jumlah banyak, di khawatirkan lantai tidak bisa bertahan lama.

Namun hal itu tidak akan terjadi, lantai SPC sangat kuat dan tahan air sehingga membuatnya bisa diaplikasikan di dalam kamar mandi. 

2. Lantai SPC di Ruang Tamu

Lantai SPC di Ruang Tamu

Menggunakan lantai SPC di ruangan tamu memang akan terkesan mewah, setiap tamu yang masuk pasti akan memuji kemewahan penutup lantai anda.

Sebagian orang ada yang berpendapat bahwa menggunakan lantai spc tidak sebagus di kamar mandi dan dapur.

Akan tetapi itu tidak masalah karena jenis lantai ini bisa anda gunakan dimanapun sesuai keinginan anda.

3. Lantai SPC di Berbagai Ruangan Lainnya

Lantai SPC di Berbagai Ruangan Lainnya

Perbedaan Lantai SPC dan Lantai Vinyl

SPC dan vinyl memang menjadi pilihan jenis bahan pelapis lantai indoor yang terbilang laris dipasaran karena mudah didapatkan dan harganya relatif terjangkau.

Perbedaan Lantai SPC dan Lantai Vinyl

Ya, kedua lantai tersebut mampu menarik perhatian orang yang menyukai keindahan dan keunikan sebagai penutup lantai.

Meski tampak serupa, ada beberapa perbedaan antara Lantai vinyl dan lantai SPC yang harus diketahui agar tak salah pilih.

  • Kekuatan lantai
Melihat dari segi kekuatan, lantai spc lebih kuat jika dibandingkan dengan lantai vinyl. lantai vinyl akan berubah jika di atas permukaan lantai ada furniture yang memiliki beban yang berat.

Sedangkan flooring tak akan terpengaruh walaupun di atasnya ada furniture yang berat. hal ini bisa kita nilai bahan yang digunakan untuk SPC lantai lebih baik.

  • Harga jual di pasaran 
Kualitas flooring SPC lebih baik dari lantai vinyl, maka harga lantai spc cenderung lebih mahal dipasaran dengan harga jual per box dan per meter persegi. Flooring SPC sangat cocok bagi anda yang memiliki budget yang cukup banyak.

  • Penampilan 
Penampilan lantai memang hal yang harus di utamakan, percuma kalau anda membeli jenis lantai dengan harga mahal namun tampilannya tidak menarik.

Lantai spc lebih unggul dari segi penampilan, motif lantainya lebih modern dan mengikuti jaman. sedangkan lantai vinyl lebih banyak motif yang terbilang agak kuno.

  • Ketebalan lantai
Ketebalan lantai mempengaruhi ketahanan lantai serta kenyamanan saat di injak. ukuran ketebalan lantai SPC sekitar 4 mm sampai 6 mm sedangkan lantai vinyl lebih tipis.

Ukuran lantai vinyl biasanya 4 mm ke bawah, jarang ada ukuran ketebalan lantai vinyl sampai 4 mm ke atas.

Baca Juga: Perbandingan Lantai Vinyl, Laminated & SPC

Selain dari Perbandingan harga lantai SPC dan Vinyl, terdapat juga beberapa opsi yang perlu ditentukan ketika memilih yakni kualitas, tampilan dan kebutuhan pemasangan.

Jadi menurut kalian mau pakai jenis lantai sintetis yang mana, Vinyl atau SPC?

Untuk informasi pemesanan lantai SPC maupun lantai vinyl dan jenis lantai kayu solid lainnya, segera hubungi marketing kami pada nomo yang tertera di website ini. 

 Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate Dari Berbagai Aspek

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate - Tak hanya berperan sebagai pijakan, keberadaan lantai juga dapat memengaruhi tampilan estetika ruangan rumah. 

Saat ini ada banyak sekali jenis material lantai sintetis yang tersedia dipasaran. Ya, vinyl dan laminate merupakan jenis yang paling populer. 

Sekilas, kedua material lantai tersebut memang terlihat sama. Sehingga tak heran jika banyak orang yang tidak bisa membedakan antara lantai vinyl dengan laminate flooring. 

Nah, bagi anda yang ingin mengetahui perbedaan lantai vinyl dan laminate, yuk simak langsung ulasan dibawah ini. 

4 Perbedaan Vinyl dan Laminate

1. Bahan Dasar

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate

Lantai vinyl terbuat dari bahan dasar PVC (Poly Vinyl Chloride) sejenis termoplasik yang memiliki tekstur elastis.

Tak hanya elastis, vinyl flooring juga relatif lebih ringan dan tersedia kedalam berbagai varian warna serta motif pilihan. 

Berbeda dengan lantai laminate yang terbuat dari campuran serat kayu seperti HDF dan bahan polimer lain, sehingga teksturnya cenderung kaku namun kokoh. 

Baca juga: Keunggulan Lantai Vinyl Motif Kayu

2. Daya Tahan Terhadap Air dan Kelembapan

Untuk ketahanannya terhadap air dan kelembapan, lantai vinyl bisa dibilang lebih unggul dibanding laminate. 

Ya, sebab vinyl terbuat dari bahan dasar termo plastik yang memiliki sifat tidak mudah menyerap air. 

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate

Itu artinya, lantai vinyl cocok dipasang di area yang rawan basah seperti dapur, laundry room, dan sekitaran kamar (bukan didalamnya). 

Tak seperti laminate flooring yang berbahan dasar serat kayu olahan, sehingga ia berpotensi menyerap kelembapan. 

Apabila sering terkena air dan dibiarkan terlalu lama, maka akan membuat permukaan lantainya mengembang, berubah bentuk, hingga kerusakan serius. 

Meski demikian, tingkat ketahanan lantai laminate terhadap air tergantung pada spesifikasi produk maupun sistem sambungan yang digunakan. 

Baca selengkapnya: Kelebihan dan Kekurangan Laminate Flooring

3. Tekstur dan Kenyamanan

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa vinyl flooring memiliki tekstur elastis yang membuatnya cukup empuk saat diinjak. 

Tentunya karakter ini dapat meningkatkan kenyamanan untuk menopang aktivitas harian, terlebih pada ruang ramu, ruang keluarga, maupun kamar tidur. 

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate

Adapun tekstur lantai laminate yang terasa lebih keras dan stabil, sehingga cocok dipasang pada ruangan dengan aktivitas tinggi. 

Bahkan, ada beberapa produk laminate yang sudah dibekali dengan embossed (tekstur timbul) mengikuti pola serat kayu asli lho. 

Jika disimpulkan, lantai laminate lebih mengedepankan kenyamanan, sedangkan lantai laminate mengutamakan kestabilan. 

4. Proses Pemasangan dan Perawatan

Faktor berikutnya yang menjadi pembeda lantai vinyl dan laminate, yakni proses pemasangan dan perawatan. 

Biasanya lantai vinyl tersedia kedalam berbagai tipe berbeda, seperti vinyl roll, vinyl plank, dan vinyl tile. 

Cara pemasangannya pun berbeda-beda, ada yang menggunakan lem khusus hingga sistem click-lock. 

Perbedaan Lantai Vinyl dan Laminate

Sebelum pemasangan vinyl, pastikan dulu dasar lantainya dalam kondisi rata, bersih, dan kering. 

Disisi lain, kebanyakan produk lantai laminate menggunakan sistem pemasangan click-lock atau interlocking. 

Ya, sistem ini memang relatif lebih mudah dipasang karena setiap lembaran papannya bisa saling mengunci tanpa harus menggunakan perekat. 

Akan tetapi, proses pemasangan laminate flooring umumnya harus dilengkapi dengan underlayment yang sesuai rekomendasi produk. 

Soal perawatan, kedua-duanya memang lebih mudah jika dibandingkan dengan parket kayu solid. 

Nah, itu dia beberapa perbedaan antara lantai vinyl dan lantai laminate. Jadi, anda mau pilih yang mana?


 Benarkah Lantai SPC Bisa Digunakan Untuk Outdoor?

Lantai SPC indoor

Lantai SPC indoor - SPC atau Stone Plastic Composite merupakan material lantai sintetis yang dibuat dengan beragam motif, seperti kayu, marmer, granit, dan sebagainya. 

Sehingga lantai ini bisa dipilih sesuai dengan konsep hunian, entah itu gaya minimalis, modern, klasik, industrial, maupun kontemporer. 

Pada penggunaannya, lantai SPC umumnya diaplikasikan untuk indoor. Lantas, apa bisa lantai SPC digunakan untuk outdoor?

Nah, untuk mengetahui jawabannya mending simak langsung ulasan dibawah ini. 

4 Alasan Lantai SPC Tidak Cocok Untuk Outdoor

1. Tidak Tahan Terhadap Paparan Sinar Matahari Langsung

Salah satu alasan mengapa SPC flooring tidak cocok digunakan untuk outdoor, yakni tidak tahan terhadap paparan sinar matahari langsung dalam jangka panjang. 

Lantai SPC Tidak Cocok Untuk Outdoor

Ya, sebab paparan matahari secara menerus akan memicu perubahan warna pada lapisan dekoratif lantai SPC. 

Disisi lain, suhu permukaan lantai juga akan meningkat sehingga dapat memengaruhi stabilitas dimensi lantai. 

Alhasil, lantai SPC yang terpasang di area outdoor lebih mudah mengalami pemuaian, penyusutan, hingga berubah bentuk. 

Artikel Terkait: Keunggulan dan Kekurangan Lantai SPC yang Wajib Disimak

2. Perubahan Suhu Ekstrim

Area luar ruangan tentu memiliki perubahan suhu yang jauh lebih ekstrim dibandingkan didalam ruangan. 

Lantai SPC Tidak Cocok Untuk Outdoor

Di siang hari, permukaan lantai SPC bisa terasa sangat panas, begitu pun ketika malam hari yang suhunya akan turun cukup drastis. 

Perubahan suhu tersebut bisa membuat lantai mengalami pemuaian dan penyusutan dalam jangka pendek. 

Itu sebabnya, mengapa lantai SPC tidak direkomendasikan untuk penggunaan outdoor. 

3. Tidak Sepenuhnya Tahan Terhadap Air

Sebenarnya lantai SPC memang memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap air dan kelembapan. 

Namun, bukan berarti juga bahwa ia bisa digunakan pada area outdoor yang terus-terusan terkena air hujan. 

Lantai SPC Tidak Cocok Untuk Outdoor

Pasalnya, air yang masuk melalui sambungan atau bagian tepi akan menimbulkan masalah pada lapisan bawah maupun permukaan dasar lantai. 

Tentu kondisi ini sangat berisiko jika air menggenang dalam waktu yang lama. Disisi lain, tingkat ketahanan lantai SPC terhadap air juga bisa berbeda-beda. 

Meski sebagian besar produk lantai SPC tahan terhadap tumpahan cairan, namun belum tentu tahan terhadap genangan air, kelembapan tinggi, dan perubahan suhu. 

Maka dari itu, penting untuk mengecek spesifikasi produk lantai SPC sebelum memasang di area semi-outdoor yang terlindungi atap. 

Baca juga: Ini 3 Jenis Lantai Kayu yang Tahan Terhadap Air

4. Licin Ketika Basah

Faktor keselamatan menjadi poin penting yang wajib dipertimbangkan saat hendak menggunakan lantai SPC untuk outdoor. 

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa area outdoor sangat berisiko terkena guyuran air hujan, sehingga membuat tekstur permukaan lantai SPC menjadi lebih licin. 

Lantai SPC Tidak Cocok Untuk Outdoor

Alhasil, kondisi ini akan meningkatkan risiko terpeleset yang berakhir dengan cedera. Ya, terlebih untuk area yang sering dilalui oleh kalangan lansia maupun anak-anak. 

Meski demikian, tingkat kelicinan produk lantai SPC bisa berbeda-beda. 

Ada produk yang memiliki tekstur dan fitur anti slip tertentu, sehingga penilaiannya harus bedasarkan spesifikasi dan hasil pengujian. 

Namun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya gunakan jenis material lantai yang memang di khususkan untuk penggunaan outdoor. 

Itu dia beberapa alasan yang membuat lantai SPC tidak cocok digunakan untuk kebutuhan outdoor. 

Dengan kata lain, produk lantai SPC lebih cocok digunakan untuk indoor seperti ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dan ruangan komersial lainnya. 


Harga Lantai SPC 5 mm per Box Terbaru Lengkap!

  • Lantai SPC Per Box (10pcs) Brand Kendo Tebal 5 mm
  • Lantai SPC Per Box (10pcs) Brand Kendo Tebal 5 mm
  • Lantai SPC Per Box (10pcs) Brand Kendo Tebal 5 mm
  • Lantai SPC Per Box (10pcs) Brand Kendo Tebal 5 mm
  • Lantai SPC Per Box (10pcs) Brand Kendo Tebal 5 mm

Harga Lantai SPC 5 mm Terbaru Lengkap!

Rp 195.500 (Per Meter)

Rp 436.000 (Per Box Isi 10 pcs)
  • 1220mm x 183mm x 5mm

Tambah Ke Keranjang Beli Sekarang

Lantai SPC – lantai adalah salah satu elemen penting yang menentukan kenyamanan sekaligus keindahan sebuah ruangan.

Pemilihan jenis lantai yang tepat tidak hanya berpengaruh pada tampilan interior, tetapi juga pada keawetan dan kemudahan perawatan jangka panjang.

Di tengah banyaknya pilihan material, lantai SPC kini menjadi favorit karena menggabungkan kekuatan, desain, dan fungsionalitas.

Marketing Amanda

Bahannya tahan air, anti rayap, serta memiliki tampilan menyerupai kayu alami sehingga cocok untuk berbagai konsep rumah modern.

Tidak heran jika lantai SPC disebut sebagai solusi praktis untuk hunian yang elegan sekaligus tahan lama.

Artikel ini akan membahas secara lengkap harga lantai SPC 5 mm per box terbaru, termasuk spesifikasi, kelebihan, dan tips memilih agar Anda tidak salah beli.

Jadi, pastikan Anda membaca sampai akhir sebelum memutuskan jenis lantai terbaik untuk rumah Anda.

Apa Itu Lantai SPC?

Lantai SPC (Stone Plastic Composite) adalah jenis lantai inovatif yang dibuat dari campuran batu kapur dan polimer berkualitas tinggi.

Material ini membuat lantai lebih kuat, tahan lama, dan tidak mudah rusak dibandingkan dengan lantai kayu atau vinyl biasa.

Dengan beragam pilihan motif kayu yang terlihat alami, Lantai SPC menghadirkan nuansa elegan dan hangat tanpa harus khawatir soal pelapukan, jamur, atau rayap. 

Selain itu, pemasangannya mudah dan cepat berkat teknologi Click System.

Spesifikasi Lantai SPC:

  • Brand: Rajawali Parquet
  • Ketebalan: 0,5 cm
  • Lebar: 18 cm
  • Panjang: 12,3 cm
  • Material: Stone Plastic Composite
  • Sistem Pemasangan: Click System
  • Satuan: Per Box

Keunggulan Lantai SPC:

  1. Tampilan alami dengan motif kayu yang realistis
  2. Material berkualitas tinggi yang awet dan tahan lama
  3. Tahan air, jamur, dan rayap, cocok untuk area lembap
  4. Cocok digunakan di berbagai ruangan, baik rumah maupun tempat usaha
  5. Perawatan mudah, cukup disapu atau dilap dengan kain basah
  6. Pemasangan praktis tanpa perlu lem tambahan

Dengan semua kelebihan ini, Lantai SPC menjadi solusi ideal bagi Anda yang menginginkan lantai yang kuat, indah, dan mudah dirawat dalam jangka panjang.

Ketentuan Pengiriman

Harga yang tertera adalah harga per box dan belum termasuk biaya pemasangan.

Untuk memastikan Anda mendapatkan gratis ongkir, silakan hubungi kami terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan.

Ingin ruangan terlihat lebih eksklusif dan nyaman? Lantai SPC adalah jawabannya!

 Keunggulan dan Kekurangan Lantai SPC yang Wajib Disimak

Keunggulan Kekurangan Lantai SPC

Keunggulan Kekurangan Lantai SPC - SPC (Stone Plastic Composite) merupakan material sintetis yang diaplikasikan sebagai pelapis lantai indoor. 

Entah itu untuk rumah, perkantoran, restoran, hotel, maupun bangunan komersial lainnya. 

Seperti material lantai sintetis pada umumnya, yang mana lantai SPC juga memiliki keunggulan dan kekurangannya tersendiri. 

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mending simak langsung ulasan dibawah ini. 

Keunggulan Lantai SPC

1. Warna dan Motif yang Bervariasi

SPC flooring tersedia kedalam berbagai varian warna dan motif yang menarik, mulai dari motif kayu, batu-batuan, dan lain sebagainya. 

Keunggulan Kekurangan Lantai SPC

Bagi anda yang menyukai nuansa natural dan kehangatan, tentu lantai SPC motif kayu merupakan pilihan yang paling tepat. 

Sehingga lantai SPC motif kayu cocok diterapkan pada interior bergaya klasik, modern, minimalis, Japandi, maupun Scandinavian. 

Disisi lain, SPC dengan motif batu alam lebih ideal diaplikasikan untuk interior bergaya minimalis atau modern. 

Artikel Terkait: Produk Lantai SPC Dengan Varian Motif Pilihan

2. Tahan Air dan Kelembapan

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu keunggulan lantai SPC terdapat pada sifatnya yang tahan terhadap air dan kelembapan. 

Keunggulan Kekurangan Lantai SPC

Tak seperti parket kayu solid yang kerap mengalami perubahan bentuk ketika sering terkena air dan kelembapan, SPC flooring lebih stabil terhadap kondisi tersebut. 

Tentunya material lantai ini cocok dipasang di area yang rawan basah seperti dapur, laundry room, atau sekitaran kamar mandi (bukan didalamnya). 

Meski demikian, genangan air pada permukaan lantai SPC jangan sampai dibiarkan terlalu lama. 

3. Perawatan yang Mudah

Proses perawatan lantai SPC memang relatif mudah, yakni hanya perlu dibersihkan secara rutin dengan menggunakan alat-alat sederhana saja. 

Keunggulan Kekurangan Lantai SPC

Ya, seperti sapu berbulu lembut, vacuum cleaner, atau alat pel yang sedikit dibasahi dengan air. 

Dengan begitu, anda tidak perlu melakukan pelapisan ulang secara berkala seperti pada material parket kayu solid. 

Namun, pastikan anda menggunakan produk cairan pembersih yang memang dikhususkan untuk lantai komposit. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Decking WPC

Kekurangan Lantai SPC

1. Teksturnya yang Kaku dan Keras

Dikarenakan permukaan intinya terbuat dari serbuk batu kapur, tekstur lantai SPC memang terasa lebih keras dibanding vinyl maupun parket kayu solid. 

Meski demikian, tingkat kenyamanan lantai SPC dipengaruhi oleh lapisan bawah (underlayment) yang digunakan. 

Pada ruangan yang sering digunakan berdiri dalam waktu lama, tentu perbedaan karakter tersebut wajib dipertimbangkan. 

Baca juga: Perbandingan Vinyl, SPC, dan Laminated

2. Berpotensi Tergores dan Rusak

Kendati permukaannya sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung, namun bukan berarti juga bahwa lantai SPC kebal terhadap goresan. 

Gesekan dari furniture, pasir, benda tajam, maupun benda berat yang terkonsentasi pada satu titik sangat berpotensi merusak lapisan lantai SPC. 

Untuk meminimalisir risiko tersebut, sebaiknya beri pelindung pada kaki-kaki furniture dan segera bersihkan lantai dari pasir secara rutin. 

3. Pemasangan Harus Pada Dasar yang Rata

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lantai SPC harus dipasang pada permukaan yang rata, bersih, kering, dan stabil. 

Apabila terdapat permukaan yang bergelombang atau tidak rata, maka sambungannya bisa mengalami tekanan yang berlebih sehingga berpotensi menimbulkan celah hingga kerusakan. 

Oleh karenanya, pastikan kondisi dasar lantai harus sudah siap sebelum pemasangan SPC. 

Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai berbagai kelebihan dan kekurangan lantai SPC, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.