BLANTERTOKOv132
9 Jenis Plafon Rumah, Mana yang Paling Cocok Untuk Rumahmu ?

jenis plafon rumah kekurangan kelebihannya

Plafon rumah- Plafon merupakan material yang sangat penting sekali untuk menutupi bagian langit-langit sebuah bangunan.

Plafon adalah bagian dari konstruksi bangunan yang terletak di atas ruangan dan berfungsi sebagai atap untuk bagian dalam ruangan. 

Plafon digunakan untuk menutupi rangka atap dan instalasi pipa, kabel, serta ventilasi dalam ruangan. Selain itu, plafon juga dapat memberikan efek estetika yang baik pada interior ruangan.

Pemilihan plafon sangat berpengaruh untuk bangunan, semakin plafon yang digunakan sangat bagus maka tampilan rumah akan semakin bagus juga. 

baca juga : Apa Itu Rooftop? Kenali Fungsi Dan Material Terbaiknya

Jenis-Jenis Plafon Rumah Yang Cocok Untuk Rumah Kamu

Plafon-plafon inilah yang akan membuat rumah anda menjadi lebih sempurna:

  • Plafon gypsum
  • Plafon GRC
  • Plafon PVC
  • Plafon asbes
  • Plafon Triplek
  • Plafon kayu
  • Plafon Metal
  • Plafon Bambu
  • Plafon Kalsiboard

Plafon Gypsum

jenis plafon rumah gypsum

Bahan plafon yang terbuat dari bahan sedimen bebatuan yang kemudian diolah menjadi gypsum. jenis plafon ini menjadi pilihan masyarakat karena dari segi tampilan yang unik dan menarik.

Memiliki harga yang terjangkau membuat plafon jenis ini sangat laris dipasaran. 

Tidak ada salahnya jika anda menggunakan jenis plafon gypsum ini untuk mempercantik semua ruangan yang ada di dalam rumah maupun di luar ruangan.

Kelebihan dari plafon gypsum

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa plafon ini memiliki harga yang relatif terjangkau. selain dari harga masih ada kelebihan lainnya, yaitu:

  • Anti rayap
  • Tahan terhadap api
  • Mudah untuk di desain
  • Tampilan yang mewah
  • Perawatannya yang mudah

Kekurangan Plafon gypsum 

Kekurangan plafon ini sangat mudah retak, sangat rapuh sekali. makanya jangan sampai terkena benturan atau terkena tetesan air yang bocor. 

Kekuatan dari plafon gypsum sangat lemah apabila tidak dijaga dengan baik.

Plafon GRC

Material yang merupakan singkatan dari Glassfibre Reinforced Cement ini adalah material yang terbuat dari campuran pasir halus, serat, semen, kaca dan polimer. 

Bahan penutup plafon yang satu ini mempunyai karakteristik yang mirip dengan eternit. 


jenis plafon rumah GRC

Dimana untuk pemasangannya membutuhkan rangka berupa besi kaso atau besi hollow berukuran 4 x 4 cm.

Selain sebagai penutup plafon, GRC juga biasa digunakan untuk menyekat ruangan menggunakan dinding tembok.

Tidak seperti gypsum yang mudah rusak bila terkena air, GRC justru sebaliknya. Material ini dikenal bandel karena dapat bertahan pada suhu lembab, sehingga tidak mudah bocor. Selain air GRC juga tahan terhadap api. 

Bila Anda berencana membuat atap penutup plafon dari bahan GRC, ada baiknya Anda menggunakan jasa pemasangan profesional. Hal ini guna menghindari hasil pemasangan yang buruk. 


Beberapa keuntungan menggunakan plafon GRC
  • Tahan lama: Plafon GRC terbuat dari bahan yang tahan terhadap cuaca, kelembaban, dan serangan hama, sehingga memiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan plafon konvensional.
  • Mudah dipasang: Plafon GRC lebih ringan dan mudah dipasang dibandingkan dengan plafon semen atau gypsum, sehingga mempercepat proses instalasi.
  • Tidak mudah retak: Plafon GRC terbuat dari bahan yang cukup elastis sehingga tidak mudah retak atau pecah, bahkan ketika terkena goncangan.
  • Tahan api: Plafon GRC memiliki sifat tahan api, sehingga sangat cocok digunakan pada bangunan yang memerlukan perlindungan dari risiko kebakaran.
  • Estetis: Plafon GRC dapat dicetak dalam berbagai bentuk dan ukuran, sehingga memberikan banyak pilihan desain yang estetis dan menarik. Selain itu, plafon GRC juga bisa dicat atau diberi finishing sesuai dengan selera.
kelemahan dari plafon GRC antara lain:
  • Biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan bahan plafon lainnya, seperti gypsum atau kayu.
  • Tidak bisa dipasang pada plafon dengan struktur yang lemah atau tidak kuat, karena plafon GRC cukup berat.
  • Tidak mudah dipotong atau dibentuk, sehingga harus dibuat dengan presisi saat proses produksi.
  • Pada kondisi cuaca yang ekstrem, seperti hujan atau angin kencang, plafon GRC dapat terkena kerusakan atau pecah karena sifatnya yang kurang fleksibel.

Plavon PVC

jenis plafon rumah PVC

Plafon polyvinyl chloride atau yang biasa disebut Plafon PVC, Bahan yang digunakan untuk plafon ini adalah bahan untuk pembuatan pipa air.

Jenis ini seperti plastik fleksibel yang akan memberikan kesan sangat mewah untuk langit-langit rumah.

Karena bahan yang digunakan merupakan bahan seperti plastik, maka anda jangan khawatir ketika menggunakan jenis plafon ini. sudah jelas plafon ini akan tahan rayap dan awet sampai bertahun-tahun.


Kelebihan:
  • Tahan air dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
  • Mudah dipasang dan dipotong dengan alat sederhana.
  • Ringan sehingga tidak membebani struktur bangunan.
  • Mudah dirawat dan tidak memerlukan perawatan khusus.
  • Tersedia dalam berbagai warna dan desain yang beragam.
Kekurangan:
  • Mudah tergores dan terkena noda.
  • Tidak tahan terhadap sinar UV sehingga mudah mengalami perubahan warna atau kuning.
  • Tidak terlalu tahan banting dan mudah rusak jika terkena benturan.
  • Kualitas plafon PVC yang buruk dapat memancarkan bau yang tidak sedap.
  • Tidak ramah lingkungan karena terbuat dari bahan PVC yang sulit terurai.

Plafon asbes

jenis plafon rumah asbes

Plafon ini dikenal dengan nama lain yaitu internit, kualitas plafon ini sebanding dengan plafon  gypsum.
maka dari itu dari segi harga saja tidak jauh berbeda.

Pemerintah saat ini melarang menggunakan plafon asbes, mereka menganggap bahwa plafon ini tidak baik bagi kesehatan.

Akan tetapi, bagi anda yang sudah atau ingin tetap menggunakan plafon ini tidak masalah, semua keputusan ada di tangan anda.

Proses pemasangan plafon ini lebih cepat alias tidak membutuhkan waktu yang lama, bahkan dari segi hasil penampilannya. plafon asbes bisa menjadi mewah dengan syarat cara pengecetannya harus rapi.

Plafon Triplek

Plafon triplek adalah plafon yang terbuat dari bahan triplek atau kayu lapis yang diaplikasikan pada bagian langit-langit ruangan. 

Plafon jenis ini menjadi salah satu alternatif pilihan untuk menggantikan plafon konvensional yang terbuat dari bahan semen atau gypsum. 

Plafon triplek sering digunakan untuk memberikan tampilan estetika yang lebih natural dan memberikan nuansa hangat pada ruangan. 

Selain itu, plafon triplek juga lebih ringan dan lebih mudah dalam proses instalasinya.

Plafon triplek menjadi pilihan untuk beberapa orang karena memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:

  • Harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan material plafon lain seperti gypsum atau kayu.
  • Mudah diolah dan dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan, sehingga memudahkan dalam proses instalasi.
  • Tahan lama dan memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca dan kelembaban, sehingga cocok digunakan untuk ruangan yang lembab seperti kamar mandi atau dapur.
  • Dapat dicat dan diberi berbagai macam finishing, sehingga memungkinkan untuk memberikan tampilan yang sesuai dengan selera dan kebutuhan.
  • Lebih ringan dibandingkan material plafon lain, sehingga memudahkan dalam proses pemasangan.

Plafon dari kayu

jenis plafon rumah kayu

Plafon kayu saat ini menjadi plafon primadona, melihat dari hasilnya yang sungguh alami dan manfaatnya yang sangat banyak. plafon kayu kini digemari oleh masyarakat di indonesia.

Plafon kayu sering disebut lambersering, bahkan ada juga yang menyebutnya lumber ceiling. 
lambersering merupakan plafon yang terbuat dari kayu berkualitas, dari segi kekuatan dan ketahanannya. 

kayu yang dgunakan untuk plafon di potong-potong tipis dengan tujuan agar saat pemasangan bisa cepat dan mudah.

Manfaat menggunakan plafon kayu yaitu ruangan akan menjadi sejuk ketika udara panas, dan ruangan menjadi hangat ketika diluar sedang dingin.

jenis plafon rumah kayu

Walaupun bahan yang digunakan untuk plafon terbuat dari kayu, akan tetapi kayu tersebut tahan rayap, dan serangan penyakit lainnya. 

kayu yang kami olah sudah jelas sangat kuat. kayu yang kami gunakan adalah kayu kumea, kayu merbau,kayu keruing, kayu agathis dan kayu kuat lainnya

Plafon metal

jenis plafon rumah metal

Plafon yang terbuat dari lempengan metal tipis yang di proses dengan cara di embos, menjadikan plafon ini sebagai plafon yang sangat mewah dan sebanding dengan plafon kayu.

Harga jual plafon metal terbilang mahal, bahan yang digunakannya sudah jelas tidak akan di sentuh oleh rayap. saya yakin penggunaan plafon jenis ini  akan sangat awet.

Namun proses pemasangannya harus menggunakan jasa pemasangan yang sudah ahli terhadap plafon jenis ini, bisa dikatakan pemasangannya cukup sulit bagi yang belum berpengalaman.

Keuntungan:
  • Tahan terhadap kebakaran, serangga, dan jamur
  • Tahan lama dan mudah dirawat
  • Tidak mudah lapuk atau retak
  • Mudah dipasang dan dipindahkan
  • Tersedia dalam berbagai ukuran dan desain
  • Tahan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan yang keras
Kerugian:
  • Terkadang lebih mahal daripada bahan plafon lainnya
  • Berisiko berkarat jika terkena air dan kelembaban tinggi
  • Terdengar berisik ketika digetarkan oleh suara atau getaran
  • Kurang efektif dalam meredam suara
  • Tidak memiliki karakteristik estetika yang sama dengan bahan plafon lainnya seperti kayu atau gypsum.

Plafon Anyaman Bambu

jenis plafon rumah Bambu

Untuk menghadirkan kesan pedesaan yang kuat, anda bisa menggunakan plafon anyaman bambu, atau dalam bahasa sunda di sebut bilik. 

Jenis anyaman bambu ini sebetulnya digunakan untuk dinding, namun tidak sedikit juga digunakan untuk plafon.

Plafon bambu adalah plafon yang terbuat dari bahan bambu yang dirancang untuk digunakan sebagai langit-langit di dalam ruangan. 

Plafon bambu memiliki tekstur alami dan tampilan yang menarik, memberikan sentuhan alami dan eksotis pada desain interior. 

Selain itu, plafon bambu juga ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami yang dapat didaur ulang.


Keuntungan:
  • Tampilan alami dan eksotis
  • Ramah lingkungan.
  • Harga cenderung murah
Kerugian:
  • Rentan terhadap serangan serangga
  • Pemasangan yang sulit
  • Sulit di dapatkan di perkotaan

Plafon kalsiboard

Plafon Kalsiboard adalah plafon yang terbuat dari bahan kalsium silikat yang dikenal sebagai bahan yang tahan air dan tahan api. 

jenis plafon rumah kalsiboard

Kalsiboard juga dikenal memiliki sifat tahan terhadap serangan jamur, bakteri, dan rayap, sehingga plafon jenis ini sangat cocok digunakan di area yang memerlukan tingkat kebersihan dan keamanan yang tinggi, seperti di rumah sakit, hotel, dan fasilitas kesehatan lainnya. 

Plafon Kalsiboard biasanya dipasang dengan sistem kantong, yaitu dengan menempelkan plafon ke dinding menggunakan kantong dari bahan kalsiboard yang sama.


Ada beberapa alasan mengapa menggunakan plafon kalsiboard, antara lain:
  • Plafon kalsiboard memiliki sifat tahan air dan tahan api yang membuatnya cocok digunakan di area yang memerlukan tingkat keamanan dan kebersihan yang tinggi, seperti rumah sakit, hotel, atau fasilitas kesehatan lainnya.
  • Plafon kalsiboard memiliki sifat yang tahan terhadap serangan jamur, bakteri, dan rayap, sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan di sekitarnya.
  • Plafon kalsiboard memiliki berat yang relatif ringan sehingga mudah dipasang. Selain itu, plafon ini juga dapat dipotong dengan mudah untuk menyesuaikan ukuran ruangan.
  • Plafon kalsiboard memiliki permukaan yang halus dan rata sehingga memberikan kesan estetika yang menarik pada ruangan.
  • Plafon kalsiboard dibuat dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, sehingga dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Demikian ulasan kali ini, semoga dapat membantu anda

Decking Kayu Ulin Untuk Rooftop Hunian Minimalis Modern

inspirasi pemasangan decking di rooftop

Inpirasi Pemasangan Decking Di Rooftop - Lantai Kayu Indoensia, yang telah berjalan cukup lama dengan dibekali pengalaman untuk penanganan lantai kayu sehingga hampir setiap daerah pernah dilalui dengan project-project pemasangan lantai kayu.

Salah satu daerah yang cukup menarik yang pernah di tangani yaitu di daerah Depok. Lantai kayu Indonesia diberikan kepercayaan dalam membangun sebuah rooftop di salah satu bangunan rumah.

Menariknya disini dalam membangun sebuah rooftop Lantai Kayu Indonesia menggunakan bahan material ialah decking dengan kayu dengan durabilitas tinggi serta terdapat tampilan yang menarik, bahkan decking kayu yang diaplikasikan pada hunian di Depok, terdapat julukan si kayu besi.

Penasaran dengan penjelasannya? Untuk itu dan tidak berlama-lama lagi, yuk kita simak ulasan yang satu ini. Semoga dapat menginpirasi anda dalam membangun sebuah hunian tampil lebih indah dengan ciri khasnya tersendiri.

Pemasangan Rooftop Di Depok

Rooftop, digunakan berbagai macam tujuan, mulai dari tempat untuk bercocok tanam, dijadikan fasilitas bersantai, menjadi tempat untuk ruang berkumpul bersama keluarga, bahkan di pergunakan juga, yang menjadi salah satu tempat usaha.

pemasangan Decking kayu rooftop di depok

Pada hunian yang bertempat tinggal di Daerah Depok, mengenai ukuran luas bangunannya sangat mendukung, untuk di membaung sebuah rooftop.

Ya walaupun rooftop dapat disesuaikan dengan ukuran luas bangunan. Akan tetapi jika ukuran bangunan tersebut semakin luas maka tampilannya pun akan semakin menarik.

Decking Kayu Untuk Rooftop Hunian Makin Betah

Desain yang ditampilkan pada hunian tersebut sangat mendukung pula, dalam pemasangan decking kayu. Memiliki warna bangunan yang netral sehingga memberikan nilai lebih pada saat proses pemasangannya.

Untuk kesempatan kali ini Lantai Kayu Indoenesia memilih dan menggunakan bahan material decking kayu ulin sebagai bahan baku pembuatan rooftop.

Baca Juga: Apa Itu Rooftop?

Decking kayu untuk Rooftop hunian

Mengapa memilih decking ulin ? Prihal mengenai memilih decking ulin sebagai bahan dasar pembuatan rooftop, karena decking kayu mempunyai nilai unggul tersendiri, apalagi dengan seiringnya waktu, saat ini decking kayu telah menjadi tren dalam menghiasi bangunan rumah.

Cukup menarik bukan saat rooftop berada pada bangunan rumah ?. Ingin membangunnya juga ?.

Dalam hal membangun sebuah rooftop di perlukan perhitangan yang benar-benar matang, sebab jika salah dapat merugikan anda dalam hal membangun sebuah rooftop. Tidak tahu cara menghitung biaya pembuatan rooftop ?. Jangan berkecil hati anda dapa mengetahuinya pada kalimat dibawah ini.

Decking kayu untuk Rooftop hunian

Baca Selengkapnya : Begini Cara Menghitung Biaya Pembuatan Rooftop

Mungkin jika tadi kita membahas membangun sebuah rooftop yang bertempat tinggal di daerah Depok. Akan terasa kurang kalau kita belum mengetahui nilai-nilai penting dari decking kayu ulin.

Untuk it, ikuti terus ulasan yang kami berikan kepada anda, agar informasi penting ini dapat menjadi inspirasi anda dalam membangun sebuah rooftop. Berikut penjelasannya dibawah ini.

Decking Kayu Ulin Untuk Rooftop Di Depok


decking kayu ulin
Decking kayu ulin mempunyai kualitas yang tinggi, sebab tedapat sebutan nama lain dari produk ini yaitu si kayu besi.

Terbayangkan bukan mengenai kata besi. sipat keras, awet, menarik dan lain sebagainya. Ya, oleh sebab itu decking kayu mempunyai nilai lebih di bandingkan dengan tipe lainnya.

Tidak heran jika Lantai Kayu Indonesia menggunakan decking kayu ulin sebagai bahan baku pembuatan rooftop di daerah Depok.

Apalagi kalau decking kayu ulin untuk sekarang ini mulai susah untuk di dapat, sehingga jika menggunakan decking kayu ulin pada bangunan rumah, dapat membedakan dengan bangunan lainnya atau lebih tepatnya memiliki ciri khas tersendiri.

Lalu, Berapakah harga decking kayu ulin ?.......

Harga decking kayu ulin dengan ukuran 1,9 x 9 x 100 hingga 400 cm dibandrol dengan harga Rp. 870.0000/m² belum termasuk pasang

Jika kita melihat soal harga yang dimiliki decking kayu ulin, mungkin tidak sepadan dengan apa yang dihasilkan dari decking tersebut. Namun itu semua bukan menjadi salah satu alasan anda untuk menggunakan decking kayu ulin. Karena memang fakta di lapangan telah membuktikan yaitu kepuasan bagi si pemiliknya.

Klik Disini

Jika anda ingin berencana membangun sebuah rooftop pada hunian anda. Tetapi ingin menggunakan atau pun juga mengetahui produk lainnya, anda dapat melihatnya pada kalimat dibawah ini.

Informasi Selengkapnya : Harga Decking Kayu Outdoor

Itulah penjelasan mengenai decking kayu ulin, yang mempunyai kualitas tinggi serta tampilan yang menarik. Tunggu dulu, karena tidak samapai disini saja, terdapat infromasi penting juga yang dapat memberikan wawsan dan inpirasi untuk anda, simak penjelasan yang satu ini.

Keuntungan Menggunakan Decking Kayu

Menggunakan bahan material terbaik tentunya hal yang selalu kita inginkan untuk ada pada hunian kita, bukan tanpa kecuali bukan ?. Ya, memiliki bahan material terbaik seperti contohnya decking kayu, tentunya juga, kita dapat memiliki keuntungannnya.

lalu keuntungan seperti apakah itu ?. oke, untuk menjawabnya kita buktikan pada penjelasan dibawah ini, berikut ulasannya.

keuntungan menggunakan decking kayu

1) Jika dilihat dari sudut tampilan-nya memberikan kesan mewah dan elegan

Saat anda menggunakan decing kayu yang diaplikasikan, pada area rooftop hal itu tentunya dapat menciptakan nilai keuntungan yang didapat untuk anda. dapat kita lihat dari sudut tampilan yang memberikan nilai lebih terhadap hunian anda.

Seperti yang sudah dijelaskan pada ulasan di atas, decking kayu ulin mempunyai tampilan terkesan mewah yang didapat dari segi harga yang cukup tinggi, dan juga terkesan elegan yang di dapat dari corak dan warna decking.

Sehingga hal ini dapat terlihat dengan jelas mengenai fakta bahwa decking kayu dapat memberikan nilai keuntungan pada hunian anda.

Baca Juga: Perbedaan Teras, Balkon dan Rooftop

2) Dapat memberikan rasa hangat disaat malam hari dan rasa nyaman

Sifat kayu yang berasal dari alam dan memang pada dasarnya termasuk kategori mahkluk hidup, hal ini tentunya sipat alami pun akan selalu ada pada decking kayu.

Decking kayu dapat menciptakan nuansa hangat saat di malam hari dengan kondisi suhu yang dingin, tentunya hal tersebut dapat membuat nyaman anda saat berada pada area yang terpasang decking.

Apalagi decking kayu tidak hanya membuat hangat, melain juga dapat membuat rasa sejuk ketika suhu sekitar mulai terasa panas.

3) Aman, itulah yang tentu akan anda dapatkan jika menggunakan decking kayu

Banyak bahan material yang memiliki kualitas yang baik dan dapat dipergunakan jangka panjang, akan tetapi hanya sebagian lah yang mempunyai fitur aman.

Salah satu lain nilai keuntungan yang anda dapat saat menggunakan decking yakni, mempunyai keamanan yang baik, yang dimaksud terdapat fitur anti slip yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya terpeleset saat menggunakan decking kayu.

4) Ternyata Bernilai Investasi, loh !

Perlu anda ketahui juga bahwasannya decking tidak hanya memberikan keuntungan seperti yang sudah dijelaskan tadi, terdapat hal yang sangat menarik dan ini mungkin menjadi nilai utama bagi anda.

Karena sipat decking yang menggunakan beberapa jenis kayu berkualitas tinggi, bahkan diantara salah satunya termasuk kategori decking kayu yang jarang sekali untuk di temukan, seperti decking ulin.

Sehingga dalam penggunaann yang di aplikasikan pada hunian anda, mampu meningkatkan daya jual lebih terhadap bangunan rumah, yang menjadi rumah anda memiliki harga yang lebih tinggi.

Terimakasih telah mengikut ulasan ini sampai selesai, semoga dalam pembahasan kali ini dapat menginspirasi anda untuk membangun sebuah hunian terlihat lebih indah dan lebih nyaman saat dipergunakan

Berbagai Ide Desain Balkon Terbaik yang Paling Recommended

Inspirasi desain balkon terbaik

Inspirasi desain balkon terbaik - Balkon menjadi salah satu tempat dimana anda dapat menikmati pemandangan luar untuk bersantai. 

Salah satu fungsi balkon bertujuan untuk meningkatkan tampilan rumah terlihat lebih indah dan mewah.

Untuk itu jangan biarkan balkon rumah anda terlihat biasa-biasa saja. Buat lebih menarik dengan desain balkon yang menarik. 

Umumnya, rumah yang memiliki dua lantai terdapat sebuah balkon di bagian atas. 

Dalam mendesain balkon anda bisa menerapkan salah satu contohnya, yaitu penambahan interior pada balkon seperti menambahkan bunga-bunga yang berwarna cerah, dengan dinding yang dicat menarik menjadi hal yang perlu dilakukan. 

Balkon rumah bisa menjadi tempat private bagi anda saat menikmati udara di luar.  

Ditemani segelas kopi dan juga cemilan membuat Anda akan merasa sedang berada di sebuah lokasi yang begitu nyaman. Anda bisa menentukan gaya balkon rumah sendiri.

Untuk lebih jelasnya lagi, sebelum anda mendesain balkon, cobalah untuk memperhatikan beberapa tips dibawah ini.

Tips Dalam Mendesain Balkon Pada Hunian Anda

● Jangan terlu banyak menggunakan furniture

Hal ini di anjurkan bagi anda yang sedang berencana dalam mendesain balkon. 

Agar tidak memakai terlalu banyak penggunaan barang-barang yang ditempatkan pada area balkon, Ya, sebab hal ini dapat memberikan ruang menjadi sempit juga terlihat kumuh.

● Sesuaikan warna dengan cat dinding anda

Prihal dalam memainkan cat di amat sangat penting sebelum anda mendesain balkon. Karena salah memilih warna akan membuat balkon terlihat biasa saja. 

Bahkan jika warna-warna yang mencolok akan terlihat kurang menarik.

● Pilihlah bahan penambah interior yang memiliki sipat kokoh

Karena tempat balkon yang berada pada bagian luar bangunan atau lebih tepatnya bagian outdoor, untuk memilih bahan penambah hiasan interior balkon.

Plihlah aksesoris yang memiliki sifat kokoh dan daya tahan terhadap area outdoor. Hal ini penting, agar dapat dipergunakan jangka panjang.


Setalh anda telah mengetahui beberapa tips sebelum mendesain balkon. Lantai-Kayu.id akan memberikan beberapa inspirasi yang mungkin dapat membantu anda, berikut ulasannya. 

Inspirasi Desain Balkon Yang Dapat Memberikan Keindahan Terhadap Tampilan Hunian Anda

Inspirasi Desain Balkon Terbaik

Desain balkon dengan cara memperindah, mungkin akan terasa kurang jika tidak ada rasa nyaman dan aman untuk didapat. 

Oleh sebab itu dalam mendesain balkon pada hunian anda, agar diperhatikan juga unsur kenyamanannya. 

Seperti beberapa contoh desain balkon yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi anda, berikut penjelasannya.

1. Menambahkan Tempat Untuk Bersantai

Inspirasi Desain Balkon Terbaik

Pertama yang bisa anda lakukan dalam mendesain balkon yaitu dengan cara menambahkan area tempat bersantai.

Caranya, anda bisa menggunakan sofa sebagai tempat duduk yang bertujuan agar bisa lebih leluasa menikmati santai anda saat sedang berada di balkon.

Atau jjika anda memiliki ukuran yang sempit, anda dapat menggunakan kursi lipat untuk tempat bersantai

Hasil ini dapat memberikan nilai keindahan dan tampilan rumah anda akan terasa lebih nyaman. 

baca juga: Jenis-jenis Desain Atap Rumah

2. Menambah Tanaman Hias Pada Area Balkon

Salah satu cara agar balkon anda terlihat sejuk dan memilik nuansa alam. Anda dapat menggunakan tanaman hias pada area balkon-nya. Untuk penempatannya sendiri bisa di aplikasikan pada dinding atau pagar balkon anda.

Seketika tampilan rumah anda akan terlihatt memiliki taman yang menempel pada dinding rumah. Hal ini memberikan keindahan tersendiri pada tampilan bangunan rumah anda.

3. Desain Balkon Menggunakan Pagar kaca

Inspirasi Desain Balkon Terbaik

Balkon yang dipergunakan salah satunya sebagai tempat bersantai, mungkin akan terasa kurang jika pemandangan saat bersantai terhalang oleh pembatas yang tertutup seperti tembok.

Solusinya, anda dapat menggunakan pagar pelingdung dengan menggunakan kaca. Sifat kaca yang dapat memberikan tampilan menjadi transparant

Sehingga dapat leluasa untuk menikmati keindahan yang di sekitar hunian anda.

Jika dilihat dari tampilannya pun akan terasa nyaman dan tampilannya memberikan kemewahan tersendiri terhadap hunian anda.

Jika anda ingin menggunakan desain ini, cobalah perhatikan dari suhu yang diberikan karena kaca dapat menyerap panasnya sinar matahari.

Oleh karena itu pula anda perlu menambah tumbuhan hijau dan beberapa unsur kayu agar membawa kesejukan terhadap anda untuk menikmatinya

4. Memainkan Pencahayaan Dengan Ornamen Lampu Hias Pada Dinding Balkon

Inspirasi Desain Balkon Terbaik

Jika kita telah mengetahui bagaimana cara mendesain balkon untuk hunian anda dengan menggunakan pagar. 
Coba saatnya anda meminakna pencahayaan pada area balkon. Balkon dipergunakan tidak hanya untuk di pagi atau pun sore hari, melain kan malam hari pun bisa anda pergunakan.

Apalagi disaat anda lelah bekerja atau melakukan kegiatan aktifitas, balkon bisa menjadi salah satu pelampiasan untuk bersantai.

Beri ruang balkon anda pencahayaan yang cukup. Pencahayaan yang cukup akan membantu merefleksikan warna netral dinding sehingga ruang menjadi terang dan terkesan hangat. 

Selain lampu gantung, misalnya, tambahkan cahaya dengan instalasi lampu dinding.

5. Desain Balkon Dengan Decking Kayu Sebagai Penutup Lantai

Sebuah balkon dirancang untuk memberikan keindahan terhadap tampilan hunian anda, dan juga memberikan fasilitas tambahan yang dipergunakan untuk bersantai. 

Agar balkon anda dapat memberikan nilai keindahan dan rasa nyaman saat mempergunakannya. Anda dapat menggunakan decking kayu sebagai penutup lantainya. 

Decking kayu memberikan tampilan yang lebih terhadap balkon anda. Dengan beberapa varian motif dan warna kayu yang didapat dari tipe produknya.

Rasa nyaman pasti akan didapat oleh anda , sebab saat anda memijakan kaki akan terasa empuk.

Tak hanya itu, decking kayu juga dapat memberikan kesejukan yang dimana saat suhu meningkat, decking kayu dapat menyerap dan memberikan kesejukan atau pun sebaliknya.

Baca Juga : Lantai Terbaik Untuk Balkon

Apalagi rasa aman pun akan anda temukan dengan menggunakan decking kayu. Terdapat salah satu fitur anti slip yang berguna untuk meminimalisir licin, sebab decking kayu memberikan kesat pada permukaannya.

Ingin menggunakan decking kayu ?....

Segera hubungi marketing kami pada nomor yang sudah tertera di websiten ini. 

 7 Langkah Mudah Menciptakan Desain Interior Rumah Ala Korea

Interior rumah ala korea

Interior rumah ala korea – Berbicara soal Korea, khususnya Korea Selatan memang selalu menarik untuk dibahas.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena tak sedikit masyarakat Indonesia yang merupakan penggemar K-drama dan K-pop.

Sehingga tak heran jika mereka sangat menyukai semua hal-hal yang berbau Korea, tak terkecuali dengan desain interior rumah.

Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas seputar tips mengenai cara membuat desain interior rumah ala Korea.

Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk simak langsung ulasannya berikut:

Tips Membuat Desain Interior Rumah Ala Korea

1. Menghadirkan Tema Open Plan

Tema open plan itu apa sih? Perlu kamu ketahui, pengertian dari tema open plan yang dimaksud yaitu tidak banyak menggunakan sekat pembatas antar ruangan.

Menghadirkan Tema Open Plan

Hal itu bukan tanpa alasan, karena tema open plan ini dapat menghadirkan kesan yang lebih otentik. 

Dalam hal ini, kamu bisa menggabungkan dua sampai tiga ruangan menjadi satu. Sebagai contohnya, kamu menggabungkan ruang makan dengan ruang dapur.

Selain itu, pastikan juga bahwa semua barang-barang yang ada di rumah harus ditata dengan baik agar terlihat lebih rapih dan tidak sempit

Tentu saja tema interor yang satu ini merupakan pilihan paling tepat untuk rumah yang berukuran kecil.

Baca selengkapnya: Desain Rumah Tanpa Sekat

2. Mengusung Tema Minimalis

Selain open plan, tema minimalis juga menjadi salah satu ciri khas dari desain interior rumah ala Korea. Ya, sebab tema minimalis dinilai lebih simple namun masih tetap elegan.

Mengusung Tema Minimalis

Tema minimalis tersebut bisa kamu dapatkan pada penggunaan cat dinding yang berwarna netral cerah, seperti putih, abu tua, abu muda, krem, dan lain sebagainya.

Tak hanya akan memperindah tampilan rumah, bahkan penggunaan warna-warna netral ini juga dapat menciptakan ilusi sehingga ruangan rumahmu tampak terlihat lebih luas.

3. Harus Ada Pencahayaan Alami yang Memadai

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa segala sesuatu yang alami itu selalu memberikan dampak positif, entah dari segi kualitas, kenyamanan, maupun kesehatan.

Harus Ada Pencahayaan Alami yang Memadai

Begitu pun dengan pencahayaan alami, sehingga kamu harus memaksimalkannya pada interior rumah.

Oleh karenanya, usahakan untuk menempatkan jendela-jendela yang berukuran besar pada arah matahari terbit.

Disisi lain, kamu juga bisa menggunakan skylight untuk mengoptimalkan pencahayaan alami pada rumah.

Dengan adanya sistem pencahayaan alami yang baik, tentu saja dapat menunjang keindahan serta aktivitas di siang hari.

Bahkan, pemanfaatan pencahayaan alami juga pastinya dapat menghemat pengeluaran listrik bulanan.

4. Prioritaskan Pencahayaan Lampu yang Lembut

Selain faktor pencahayaan alami, pencahayaan buatan dari lampu juga tentunya memiliki peranan yang tidak kalah penting dalam sebuah hunian ala Korea.

Prioritaskan Pencahayaan Lampu yang Lembut

Maka dari itu, sangat disarankan bagi kamu untuk menggunakan lampu yang terang namun bernuansa lembut.

Pada bagian tengah ruangan, kamu dapat menggunakan pencahayaan sentral melalui shade lamp (kap lampu) agar tidak terlalu silau.

Bukan hanya itu, bahkan penggunaan kap lampu tersebut juga dapat membantu penyebaran cahaya secara merata pada seluruh ruangan. 

Dengan demikian, maka ruangan rumahmu akan tampak lebih nyaman dan memiliki nilai etstetika tinggi.

5. Menempatkan Berbagai Tanaman Hias Indoor

Untuk menciptakan nuansa yang natural dan alami, kamu bisa menempatkan berbagai jenis tanaman hias pada setiap sudut ruangan.

Menempatkan Berbagai Tanaman Hias Indoor

Namun, dalam hal ini kamu harus memilih jenis tanaman hias indoor yang ukurannya kecil agar tidak terlalu memakan banyak kapasitas ruangan ataupun menghalangi pemandangan.

Setidaknya ada beberapa jenis tanaman hias indoor yang bisa kamu pilih, seperti kaktus mini, sirih gading, philodendron, lidah mertua, spider plant, dan lain sebagainya.

Selain berukuran kecil, proses perawatan pada jenis-jenis tanaman hias indoor tersebut juga tidaklah ribet.

Jika ingin lebih simple lagi, kamu dapat menggunakan tanaman hias sintetis karena sama sekali tidak perlu berikan perawatan.

Untuk mempertegas nuansa alami, sebaiknya dinding rumahmu menggunakan cat yang berwarna hijau.

6. Pilih Perabotan yang Serbaguna

Tahukah kamu? ternyata kebanyakan rumah-rumah Korea selalu menggunakan furniture yang multifungsi alias serbaguna lho.

Pilih Perabotan yang Serbaguna

Hal itu bukan tanpa sebab, karena penggunaan furniture yang multifungsi tidak terlalu memakan banyak kapasitas ruangan.

Seperti halnya penggunaan sofabed yang bisa digunakan sebagai tempat duduk maupun tempat tidur. Bukan hanya itu, terdapat pula sofa yang memiliki laci di bagian bawah atau belakangnya.

Selain dari segi jenis furniturenya, ternyata penempatan furniture juga sangat berpengaruh terhadap tingkat keindahan rumah.

Baca juga: Desain Rumah Bergaya Eropa

7. Pertimbangkan Penggunaan Lantai Kayu

Langkah penting berikutnya yang harus kamu perhatikan dalam membuat desain interior rumah ala Korea, yakni penggunaan lantai parket kayu. 

Pertimbangkan Penggunaan Lantai Kayu

Lantai parket kayu memang cocok diaplikasikan di kawasan Asia Timur seperti Korea Selatan, yang memiliki musim salju.

Pasalnya, lantai parket kayu mempunyai kemampuan yang bisa menghantarkan suhu hangat kedalam ruangan.

Itu sebabnya, mengapa kebanyakan rumah di Korea menggunakan parket kayu sebagai material penutup lantainya.

Dengan menggunakan lantai parket kayu, tentu saja suhu dalam ruangan rumahmu tidak akan terlalu dingin.

Bukan hanya itu, bahkan penggunaan lantai kayu parket ini juga akan mempertegas nuansa mewah, elegan, dan natural.

Baca selengkapnya: Begini cara Mendapatkan Lantai Kayu Murah

Bagaimana, cukup mudah dan simpel bukan? Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk membuat desain interior rumah ala Korea.

 

 



 Referensi Desain Bangunan Rumah Bergaya Eropa yang Bisa Dicoba!

Desain rumah bergaya eropa

Desain rumah bergaya eropa – Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa gaya bangunan rumah di setiap belahan negara memiliki ciri khasnya tersendiri.

Begitu juga dengan gaya bangunan rumah Eropa yang kental akan nuansa kemewahan dan klasik.

Itu sebabnya, mengapa desain rumah bergaya Eropa selalu dijadikan bahan referensi bagi mereka yang hendak membangun maupun merenovasi rumah.

Nah, secara kebetulan pada ulasan kali ini akan membahas berbagai desain bangunan rumah yang bergaya Eropa.

Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk simak langsung ulasannya berikut:

7 Ide Desain Rumah Ala Eropa

1. Desain Rumah Kontemporer

Biasanya rumah bergaya modern kontemporer tidak dilengkapi dengan pilar maupun detail ornamen yang mencolok.

Meski demikian, desain rumah yang satu ini menonjolkan pintu dan jendela berukuran lebar dengan bentuk bangunan kotak sehingga menjadi ciri khasnya tersendiri.

Desain Rumah Kontemporer

Pasalnya, hal ini dikarenakan penggunaan desain pintu dan jendela yang lebar sangat kental dengan nuansa kemegahan.

Pada umumnya, rumah Eropa bergaya modern kontemporer ini terdiri dari dua daun pintu dengan bukaan ke samping.

Adapun ciri khas lainnya adalah penggunaan jendela yang tinggi menjulang dari lantai satu hingga ke lantai atasnya.

Selain tampil dalam bentuk persegi, pintu dan jendela tersebut juga memiliki bentuk melingkar atau busur di bagian atasnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, bangunan khas Eropa ini pun sudah mulai banyak digunakan pada klaster perumahan-perumahan modern di Indonesia.

Baca juga: Konsep Desain Rumah Bali yang Begitu Memanjakan Mata

2. Desain Rumah Dengan Pilar Menjulang Tinggi

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa desain bangunan rumah dengan pilar menjulang tinggi menjadi ciri khas dari bangunan rumah bergaya Eropa. 

Desain Rumah Dengan Pilar Menjulang Tinggi

Hal ini karena kebanyakan ukuran bangunannya yang besar-besar, sehingga tak heran jika rumah khas Eropa kerap dihiasi dengan menara atau pilar pada bagian depan terasnya.

Umumnya pilar rumah khas Eropa terdiri dari 2 sampai 4 buah, yakni di sebelah kanan dan kiri akses pintu masuk.

Pilar tersebut benar-benar menjulang tinggi mulai dari permukaan tanah sampai lantai, atau bahkan hingga mencapai atapnya.

Adapun seputar bentuk pilarnya yang menyerupai silinder atau hexa. Namun, bentuk tersebut akan disesuaikan dengan desain rumah khas Eropa itu sendiri.

Selain terpampang di area luar, bahkan tak sedikit pula rumah khas Eropa yang menggunakan pilar di dalam rumah sebagai pembatas antar ruangan.

Di Indonesia, rumah-rumah dengan desain pilar yang menjulang tinggi ini kerap ditemui pada komplek perumahan elit.

3. Desain Rumah Mediteranian

Sebenarnya rumah Mediteranian ini terinpirasi dari gaya arsitektur khas latin seperti Spanyol, Italia, Portugal, Francis, dan sekitarnya yang mulai populer di tahun 1940an.

Desain Rumah Mediteranian

Elemen utama pada rumah bergaya Mediteranian berupa atap keramik berwarna merah atau coklat untuk mempertegas kesan yang lebih elegan.

Disisi lain, rumah khas Mediteranian juga kerap menggunakan dinding plester agar tahan terhadap perubahan cuaca.

Adapun mengenai jenis atap yang digunakannya berupa genteng tanah liat dengan bentuk seperti setengah tabung, yang bertujuan untuk memudahkan air turun serta memastikan sirkulasi udara berjalan lancar.

4. Desain Rumah Dengan Cerobong Asap

Sejatinya fungsi dari penggunaan cerobong asap bukan hanya sekedar ornamen saja.

Ya, hal ini dikarenakan kawasan Eropa memiliki 4 musim sehingga cerobong asap ini berfungsi untuk menghangatkan suhu di dalam ruangan rumah saat musim salju tiba.

Desain Rumah Dengan Cerobong Asap

Lantas, apakah rumah dengan cerobong asap itu cocok di Indonesia?

Meskipun Indonesia hanya memiliki dua musim saja, namun rumah khas Eropa dengan cerobong asap juga cocok diaplikasikan pada daerah-daerah yang berada di dataran tinggi seperti Dieng.

Hal itu pun terbukti, dimana sebagian besar rumah-rumah di daerah Dieng sudah dilengkapi dengan cerobong asap.

Tak hanya Dieng, rumah-rumah bergaya Eropa dengan cerobong asap juga bisa kita jumpai di daerah-daerah Jawa Barat yang berada didataran tinggi.

5. Desain Rumah Dengan Ornamen Klasik Khas Eropa

Inilah salah satu desain yang memang kental dengan nuansa klasik khas Eropa. Sehingga tak heran jika sebagian besar bangunan di Eropa memiliki detail ornamen pada setiap eksterior maupun interiornya.

Desain Rumah Dengan Ornamen Klasik Khas Eropa

Meski demikian, ada juga beberapa rumah khas Eropa yang lazimnya menggunakan material kayu dan dilapisi cat, lalu dipercantik oleh ukiran-ukiran indah di area jendela dengan mengusung warna emas.

Selain itu, sebagian rumah khas Eropa juga ada yang menggunakan lampu dinding antik yang ditempatkan di dekat jendela.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, ada pula rumah bergaya Eropa yang menggunakan material batu alam dan diperindah oleh kehadiran berbagai jenis-jenis tanaman hias.

Adapun mengenai interior rumah khas Eropa yang mengusung berbagai macam dekorasi, serta menggunakan bermacam-macam perabotan mewah yang bernilai tinggi.

Seperti patung, barang antik, lukisan, pajangan marmer, hingga vas bunga.

6. Desain Rumah Dengan Balkon

Selain ornamen, keberadaan balkon juga menjadi salah satu ciri khas dari rumah-rumah bergaya Eropa.

Balkon tersebut biasanya menjorok ke luar yang terdapat pada lantai atas rumah, serta mengusung berbagai macam bentuk dan ukuran.

Desain Rumah Dengan Balkon

Biasanya balkon yang berukuran besar tampil dengan bentuk teras dan sering digunakan untuk bersantai.

Berbeda dengan balkon yang berukuran kecil seluas pintu atau jendela, yang mana fungsinya digunakan untuk sekedar menghirup udara segar dari luar saja.

Dikarenakan penempatannya ada di bagian atas, tentu saja area balkon tersebut harus dilengkapi dengan pagar untuk meningkatkan keamanan.

Adapun mengenai material balkonnya yang terdiri dari decking kayu, besi, kawat besi, batu bata, dan lain sebagainya.

Disamping itu, balkon rumah khas Eropa selalu diperkaya dengan dekorasi, mulai dari ornamen, ukiran khas, furniture, tanaman hias, dan masih banyak lagi.

Artikel Serupa: Inspirasi Desain Balkon Terbaik

7. Desain Rumah Bergaya Victorian

Rumah bergaya Victorian sudah ada sejak abad 19 lalu yang masih tetap eksis sampai saat ini lho.  

Biasanya Rumah Khas Eropa Bergaya Victorian ini didominasi oleh material batu.

Desain Rumah Bergaya Victorian

Seiring dengan perkembangan zaman, dekorasi rumah tersebut pun sudah mulai menggunakan material kayu sebagai eksteriornya.

Eksterior yang berbahan kayu ini selalu mengusung dekorasi rumit yang asimetris, sehingga tampak memenuhi area depan rumah.

Selain pada dekorasi depan rumahnya saja, bahkan bagian atapnya juga dibuat rumit yang menggabungkan bentuk kerucut dan limas.

Nah, itulah berbagai ide desain bangunan rumah bergaya Eropa yang bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi. 

Konsep Desain Rumah Bali yang Begitu Memanjakan Mata

 

Desain rumah bali

Desain rumah bali – Bali yang selama ini kita ketahui merupakan salah satu pulau di Indonesia dengan keindahan destinasi wisata alamnya yang luar biasa.

Sehingga tak heran jika Pulau Bali kerap menjadi tujuan utama bagi para wisatawan, entah itu wisatawan lokal maupun asing.

Tak hanya terkenal dengan keindahan wisata alamnya, desain bangunan rumah di Bali juga selalu berhasil menyita perhatian publik.

Nah, secara kebetulan pada ulasan kali ini akan membahas seputar berbagai ide desain rumah ala-ala Bali.

Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk simak langsung ulasan berikut:

7 Desain Rumah Khas Bali

1. Desain Rumah yang Dipercantik Patung Hiasan

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa hunian-hunian khas Bali itu selalu di hiasi oleh beragam ornamen patung.

Desain Rumah yang Dipercantik Patung Hiasan

Pada umumnya, patung-patung tersebut akan ditempatkan di area taman atau teras yang dihiasi oleh rindangnya pepohonan.

Dengan kehadiran patung di area taman rumah, maka jangan heran jika suasana rumahmu itu akan terasa seperti sedang berada di Bali.

Baca juga: Karakteristik Rumah Gadang

2. Desain Rumah Dengan Gapura Khas Bali

Selain keberadaan patung, gapura juga menjadi salah satu ornamen yang akan menentukan dalam membuat desain rumah khas Bali.

Desain Rumah Dengan Gapura Khas Bali

Biasanya gapura ini selalu dipasang pada area depan rumah, sehingga terkesan seperti siap menyambut para tamu yang akan datang.

Menurut kabar yang beredar, gapura Bali tersebut umumnya terdiri dari tumpukan batu bata yang dihiasi oleh ukiran khas Bali.

3. Desain Rumah Bali yang Sederhana

Sebenarnya dalam membuat rumah bergaya Bali itu tidak harus selalu menggunakan dekorasi berupa ukiran Bali yang harganya mahal.

Desain Rumah Bali yang Sederhana

Dalam hal ini, kamu juga bisa memulainya dengan menggunakan material alami yang terlihat serasi, berkat kombinasi antara funiture dengan keberadaan beberapa jenis tanaman tropis

Selain itu, buatlah fasad rumah dengan batu bata ekspos yang digabungkan dengan pilar-pilar berbahan kayu di teras rumah.

Jangan lupa juga untuk mempercantik tampilan teras rumah dengan menempatkan berbagai jenis tanaman hias.

4. Desain Rumah Bali Modern

Desain rumah Bali modern memang terlihat seperti rumah tipe minimalis pada umumnya.

Desain Rumah Bali Modern

Guna menghadirkan nuansa khas Bali, maka bagian depan teras rumahnya harus dibuat sedemikian rupa.

Maka dari itu, kamu bisa memulai dengan menata berbagai jenis tanaman hias.

Selain itu, pastikan juga pada pinggiran tamannya sudah dilengkapi dengan wood deck atau lantai kayu outdoor decking untuk menonjolkan kesan mewah, elegan, dan natural.

Selain itu, tambahkan juga sebuah pura berukuran kecil yang terbuat dari tumpukan batu untuk diletakkan di bagian pojok taman.

Dengan demikian, area depan rumahmu akan kental dengan nuansa khas Bali.

5. Desain Rumah Bali Modern Tradisional

Ciri khas dari desain rumah Bali modern tradisional ini terdapat pada desain pintu yang bermotif ukiran khas Bali.

Desain Rumah Bali Modern Tradisional

Adapun soal fasad lantai satu rumah yang mengekspos batu bata.

Agar dekorasinya tampak lebih serasi, maka tulang atau tiang kanopi di area carport (garasi) harus terbuat dari bahan kayu yang berwarna cokelat gelap.

6. Desain Interior Khas Bali

Selain area luar, nuansa khas Bali juga harus diciptakan di dalam ruangan.

Desain Interior Khas Bali

Mengenai caranya, kamu bisa menghadirkan nuansa khas Bali dari desain interior rumah. Seperti memperbanyak dekorasi yang bernuansa tradisional berbahan kayu.

Tak hanya itu, buatlah bukaan yang besar sehingga kondisi ruangannya tidak terasa gelap.

Untuk mempercantik tampilan desain interiornya, mulai dari lantai kayu, plafon kayu, partisi kayu, dan lain sebagainya.

Baca juga: Ingin Tahu Lokasi Supplier Lantai kayu Parket di Denpasar?

7. Desain Rumah Dengan Ukiran Khas Bali

Biasanya rumah tradisional khas Bali selalu terdiri dari beberapa balai dengan masing-masing fungsinya.

Desain Rumah Dengan Ukiran Khas Bali

Oleh karena itu, kamu juga bisa menerapkan desain bangunan balai tersebut pada hunian rumah.

Dalam hal ini, maka ukiran khas Bali menjadi elemen paling penting yang jangan sampai kamu lewatkan. Pasalnya, ukiran khas Bali tersebut akan ditempatkan pada empat sudut atap rumah.

Disisi lain, bagian depan terasnya juga harus dilengkapi dengan pilar-pilar yang bahannya terbuat dari kayu sebagai penyangga atap.

Nah, itulah berbagai referesi ide desain rumah khas Bali yang direkomendasikan.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk membuat rumah dengan desain khas Bali?